Connect with us

Pendidikan

Upaya Wall Street English Bantu Masyarakat Percaya Diri Menggunakan Bahasa Inggris

Avatar

Published

on

Wall Street English (WSE) mengumumkan kampanye terbarunya yakni Say Yes. Kampanye ini bentuk partisipasi aktif WSE membantu masyarakat agar lebih percaya diri dalam berbahasa Inggris sehingga mampu membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk meraih apa yang dicita citakan. WSE jugasecara internal tidak berhenti untuk terus berinovasi demi meningkatkan pelayanannya.

Tahun ini WSE meluncurkan Kartu Digital Membership yang dapat memberikan segala informasi yang dibutuhkan member seperti notifikasi, penanda absensi, pengingat jadwal, program referral maupun point rewards dari beragam lifestyle merchant. Sistem belajar melalui aplikasi online yang selama ini menjadi metode pembelajaran inti WSE juga mengalami peningkatan. Fitur fitur tambahan yang semakin canggih diperuntukkan demi memudahkan member dalam berlatih Bahasa Inggris, seperti diantaranya speech Recognition, teknologi yang memungkinkan member mengetahui kesalahan dalam lafal Bahasa Inggrisnya.

Juga schedule Automation yang memudahkan member mengatur jadwal dan melakukan reservasi di semua cabang WSE melalui aplikasi mobile. Tentang kampanye terbarunya yakni Say Yes dan layanan digital,Kish Gill mengatakan, WSE ingin agar masyarakat Indonesia menjadi lebih percaya diri dalam berbahasa Inggris. "Sehingga sumber daya manusia Indonesia menjadi lebih kompetitif baik dalam tingkat lokal maupun internasional," kata CEO WSE Indonesia, Kish Gill di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Kish Gil menambahkan, selama lebih dari 11 tahun eksistensinya di Indonesia, melalui 7 cabang yang tersebar di Jakarta, Tangerang dan Bandung, WSE telah membuktikan keberhasilannya membantu lebih dari ribuan masyarakat Indonesia dengan beragam latar belakang untuk mencapai mimpi dan cita citanya melalui Bahasa Inggris. Beberapa diantaranya adalah Wilda Situngkir (Putri Indonesia Pariwisata 2018 & 3rd Runner up Miss Supranational 2018), Tities Sapoetra (Celebrity Designer), Tika Panggabean (Selebriti & Presenter), Ignatius Susatyo Wijaya (VP Consumer Loans Bank Mandiri), J.Ryan Karsten (Model & TV Host), Azda Basyari (Pelajar & Influencer) dan masih banyak lagi lainnya. Pada acara ini, beberapa tokoh tersebut hadir dalam talkshow untuk berbagi kisah sukses mereka berkat bantuan WSE melalui kampanye ‘Say Yes’. Tidak hanya itu, bentuk partisipasi WSE terhadap kemajuan masyarakat Indonesia yang lain adalah melalui kemitraan strategis dengan lembaga lembaga yang membutuhkan pelatihan Bahasa Inggris.

Mengikuti kesuksesan program kerjasama WSE dengan Kemenakertrans di tahun lalu, tahun ini WSE juga kembali membangun kerjasama serupa dengan BINAR Academy. BINAR merupakan sekumpulan profesional yang berdedikasi untuk mendidik generasi mendatang yang memiliki semangat belajar dan ingin mencari pengalaman praktis di dunia teknologi digital tidak hanya dalam skala nasional tetapi juga internasional. Dalam kerjasama ini WSE mengirimkan English Trainers terbaiknya untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris para murid BINAR Academy Bootcamp di Batam agar memiliki kompetensi Bahasa Inggris secara profesional.

Diwakili oleh Kish Gill (CEO WSE Indonesia) dan Alamanda Shantika (Founder & President Director BINAR Academy), acara hari ini juga menjadi penandatanganan resmi perjanjian kerjasama antara WSE dengan BINAR Academy tersebut.

Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat.

Pendidikan

Kunci Jawaban SD Kelas 4-6 Lengkap Belajar dari Rumah TVRI Kamis 4 Juni 2020 Contoh Naskah Drama

Avatar

Published

on

<div > Program Belajar dari Rumah di TVRI dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) kembali hadir mendampingi belajar seluruh siswa siswi di Indonesia pada Kamis 4Juni 2020.

Continue Reading

Pendidikan

Soal SD Kelas 4-6 5 Mei di TVRI Jawaban Jelaskan 3 Contoh Aktivitas Menggunakan Sifat Gaya di Rumah

Avatar

Published

on

Program Belajar dari Rumah edisi Selasa 5 Mei 2020 akan menghadirkan materi X Sains: Gaya dan Sifat Sifatnya untuk siswa SD kelas 4 6. Tayangan Belajar dari Rumah ini dapat disaksikan melalui siaran TVRI mulai pukul 08.00 WIB. Khusus materi X Sains: Gaya dan Sifat Sifatnya SD kelas 4 6 ini dimulai pukul 09.00 WIB.

Dikutip dari laman , melalui pembahasan tersebut, siswa dapat mengembangkan kompetensi sebagai berikut : 1. Memahami paparan lisan tentang topik yang dikenali. 2. Mengidentifikasi ide pokok dan beberapa ide rinci dalam paparan tersebut, menjelaskan kembali dan menanggapi menggunakan pengetahuannya.

3. Menulis esai pendek untuk menggambarkan pengamatan dan pengalaman dengan lebih terstruktur. Dalamm program Belajar dari Rumah ini, siswa juga akan diberikan sejumlah pertanyaan seputar materi yang dibahas. 1. Jelaskan 3 contoh aktivitas kalian yang menggunakan sifat gaya ketika membantu ibu di rumah!

Sebelum menjawab, ada baiknya melihat tayangan video berikut: Gaya adalah tarikan atau dorongan yang menyebabkan suatu benda bergerak. 1. Berikut adalah contoh aktivitas yang menggunakan sifat gaya :

A. Gaya Otot : Memotong sayuran, mengangkat galon, mengangkat belanjaan, mengangkat cucian B. Gaya Gesek : Mengasah pisau dapur, mengelap meja makan Berikut hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu meningkatkan kompetensi literasi anak dari melihat tayangan:

1. Dampingi anak ketika sedang menyimak tayangan, kemudian minta anak untuk mengkomunikasikan ide, gagasan, maupun perasaan sendiri, baik lisan maupun tertulis, dari tayangan tersebut. Selanjutnya, orang tua perlu mendengarkan, membaca apa yang disampaikan anak, dan memberi umpan balik berupa tanya jawab, diskusi dan pujian. 2. Lakukan diskusi dengan anak terkait hasil tulisannya. Perhatikan tema, topik, gagasan, atau ide yang dirasa belum pas dan beri waktu kepada anak untuk mengemukaan pendapatnya dan memperbaiki tulisannya.Jika orang tua mengalami kesulitan, bisa diskusi bersama keluarga dan guru. 3. Mintalah anak untuk membacakan hasil tulisannya. Perhatikan cara duduk, jarak dari buku ke mata, posisi sikap yang baik, dan intonasi pembacaan. Selanjutnya, bersama sama orang tua dan anak menyimpulkan bacaan.

Mengutip dari Instagram resmi @tvrinasional, berikut jadwal Program Belajar dari Rumah yang tayang di TVRI, Selasa (5/5/2020): 08.00 08.30 WIB (PAUD dan sederajat) Jalan Sesama: Grr, Meong, Citcit

08.30 09.00 WIB (SD Kelas 1 3 dan sederajat) Gemar Matematika: Mengukur Berat Benda 09.00 09.30 WIB (SD Kelas 4 6 dan sederajat)

SAINS: Gaya dan Sifat sifatnya 09.30 10.00 WIB (SMP dan sederajat) Matematika Mantul: Persamaan dan Pertidaksamaan Linear

10.00 10.30 WIB (SMA dan sederajat) Matematika: Sketsa Grafik Fungsi Kuadrat 10.30 11.00 WIB

Keluarga Indonesia Parenting: Anak Berkebutuhan Khusus 21.30 23.30 WIB Film Nasional: Guru Sahabatku

Continue Reading

Pendidikan

Memilih Les Gambar pada Les Anak sebagai Sarana Belajar dan Bermain

Avatar

Published

on

Memilih Les Gambar pada Les Anak sebagai Sarana Belajar dan Bermain

Dunia anak adalah dunia bermain. Sudah selayaknya kegiatan yang dilakukan membuat anak nyaman tanpa stress. Memilih Les Anak merupakan cara yang nyaman untuk anak belajar bersama teman seusianya. Tanpa disadari anak akan melatih banyak hal dalam kegiatan menggambarnya. Aktivitas yang satu ini merupakan aktivitas yang penuh stimulus untuk tumbuh kembang anak. Menggambar merupakan kegiatan yang disukai anak usia 7 tahun ke bawah. Bukankah anak Anda gemar mencoret-coret dinding di awal usianya?

Usia 0-5 tahun adalah usia emas perkembangan otak anak. Memberikan rangsangan lingkungan yang mampu melatih kecerdasannya sangat dianjurkan. Tentu saja dengan suasana yang nyaman dan menyenangkan. Karena dunia anak penuh keceriaan maka menggambar bisa menjadi salah satu penyalurannya.

Kegiatan menggambar memberikan beberapa manfaat, diantaranya :

Proses Kreatif dan Imajinatif

Dengan menggambar anak menuangkan ide yang dimiliki, dalam bentuk gambar. Ide yang didapat dari proses imajinasi, mengenai sesuatu hal. Anda akan terkejut betapa mengagumkan kemampuan berimajinasi anak. Lalu dituangkan dalam sebuah bentuk diatas kertas. Proses ini bisa melatih kecerdasannya.

Kecerdasan Kognitif

Kognitif diartikan juga kemampuan verbal. Menggambar merupakan kegiatan yang melatih anak, menginterpretasikan hal yang ada dalam pikirannya menjadi sebuah gambar. Ini melatih kecerdasan kognitif, yaitu kemampuan berpikir, nalar dan memahami sesuatu.

Kelak anak akan mampu berpikir logis, dan dapat memecahkan masalah.

Anak juga akan mampu berpikir menggunakan simbol-simbol. Misalnya menggambar kotak yang kemudian berkembang menjadi mobil. Dapat dibantu dengan memasukan ke Les gambar, agar kemampuannya meningkat

Kecerdasan Emosional

Anak akan dilatih bersabar, mengendalikan emosi dalam menggambar bentuk halus dan kecil. Anak juga dapat mengekspresikan emosi yang dirasakannya dalam berbagai bentuk gambar. Membuat tokoh dengan bentuk yang tidak biasa, sebagai penyalur emosi anak.

Aktivitas ini juga membiasakan anak fokus dan berkonsentrasi. Itulah sebabnya menggambar menjadi salah satu kegiatan les anak yang dipilih orang tua.

Melatih Motorik

Aktivitas menggambar melatih motorik halus anak. Sama seperti menulis anak dilatih menggunakan jari-jari mereka untuk membetuk sebuah gambar. Jika pada menulis bentuk yang harus dibuat sudah ditentukan, pada menggambar bentuk bisa disesuaikan dengan keinginan anak.

Selain itu saat menggambar secara tidak langsung fungsi mata dan tangan bersinergi, ini dapat melatih kekompakan mata dan tangan anak. Kelak akan bermanfaat pada berbagai aktivitas.

Meningkatkan Kepercayaan Diri

Saat anak berhasil menyelesaikan sebuah gambar, apa pun bentuknya. Pujian dan penghargaan dari orang tua dan sekelilingnya, membuat rasa percaya diri anak tumbuh. Bahwa ia mampu menghasilkan sesuatu. Jangan pernah meremehkan apapun yang dihasilkan anak, karena itu akan berdampak hingga ia dewasa kelak.

Mengasah Bakat Anak

Semua anak bisa dan senang menggambar. Tetapi tidak semua anak dapat menghasilkan gambar yang bagus. Untuk itu perlu dilatih agar kemampuannya meningkatkan, bisa dengan memasukkan ke kelas les gambar. Jangan remehkan jika mulai mencoret-coret dimana-mana. Dari pada harus memarahi anak, lebih baik mengarahkan kebiasaan mencoretnya menjadi sesuatu yang bermanfaat. Untuk mendukung keterampilan anak, Orang tua dapat memfasilitasi dengan menyediakan ruang khusus, lengkap dengan berbagai alat gambar.

Orang tua juga dapat meluangkan waktunya untuk melakukan aktivitas ini bersama anak. Ini akan makin mempererat hubungan emosional anak dan orang tua. Orang tua dapat memberikan tantangan anak menggambar sesuatu, untuk meningkatkan kreativitasnya. Jadi keberadaan anak di tempat les anak akan merasa sangat senang. Jika berhasil berilah pujian dan jika perlu bingkai karyanya, sebagai bentuk penghargaan. Kita tidak pernah tahu coretan-coretan ditembok ini, kelak ditangannya akan menghasilkan sebuah karya besar.

Continue Reading

Trending