Connect with us

Bisnis

Sukses, Bisnisnya ‘Naik Kelas’, Pengusaha Peroleh KUR Tambahan dari BNI

Avatar

Published

on

Para pengusaha dibidang pariwisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya serta Denpasar, Bali telah menunjukkan kemampuannya untuk mengembangkan bisnisnya sehingga layak mendapatkan kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) lanjutan atau KUR bagi pengusaha yang "naik kelas". BNI menyiapkan proses penyaluran KUR bagi pengusaha yang naik kelas ini dengan lebih mudah dan lebih cepat. Penyerahan KUR "Naik Kelas" tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh BNI kepada sekitar 6 pengusaha lainnya di Denpasar, Bali, Selasa (10 September 2019), dan 5 pengusaha disektor Pariwisata asal Labuan Bajo dan sekitarnya, sehari sebelumnya (9 September 2019).

Acara tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kunjungan kerja Menteri BUMN Rini Soemarno bersama beberapa direktur utama BUMN, termasuk Direktur Utama BNI Achmad Baiquni. Para penerima KUR asal Denpasar dan sekitarnya tersebut adalah 5 orang pengusaha wanita dan 1 orang pengusaha pria yaitu, Ni nyoman seri rahayu (pengusaha pakaian lukis), Komang Adriani (pengusaha makanan dalam hal ini sosis bakar dan minimarket), Ni Ketut Gandawati (pengusaha rengginang), Ni Wayan Erni Asih (pengusaha sabun), serta Maesaroh (pengusaha kerajinan perhiasan dari emas). Adapun pengusaha pria adalah I Ketut Darmawan (pengusaha kain tenun atau songket). Adapun 5 penerima KUR Pariwisata yang menerima secara simbolis di Labuan Bajo adalah Antonia Ariyani Tani (pengusaha Tenunan & Souvenir), Suyati (Pengusaha Kuliner), Oktovianus Ngara (Pengusaha Kuliner), Robert K Diaz (Pengusaha cafe, homestay, agen wisata, dan travel), serta Kornelis Gega (pengusaha Homestay).

Corporate Secretary BNI Meiliana mengungkapkan, usaha kecil yang naik kelas di NTT terus menggeliat. Salah satu indikasinya adalah penyerapan KUR yang disalurkan BNI. "Penyaluran KUR BNI di Ende dan Labuan Bajo saja selama 2019 hingga bulan Agustus sudah menyentuh UMKM sekitar 1.000 orang," ujarnya. Sampai dengan Agustus 2019, Realisasi Penyaluran KUR oleh BNI telah mencapai Rp 12,85 triliun atau 80% dari target 2019. Sebagian besar KUR tersebut tersalurkan ke sektor produksi, yang mencapai sebesar 51,8% dari total KUR yang telah didistribusikan hingga Agustus 2019.

Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat.

Bisnis

wajib Ada Sinergi Antar Kementerian Bangun Daya Saing Produk UKM

Avatar

Published

on

Tantangan ekonomi Indonesia ke depan bakal semakin berat, sebagai dampak dari terjadinya perang dagang antara AS dan Cina. Tak pelak, pasar Indonesia akan terus dibanjiri aneka produk dari luar negeri. Oleh karena itu, Indonesia harus membangun UKM dengan strategi sinergi antar kementerian dan lembaga. Sehingga, produk UKM Indonesia berdaya saing dan bisa masuk pasar internasional. Hal itu dipaparkan Guru Besar UI Rhenald Kasali, usai menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jumat (25/10). "Kita perkuat daya saing produk UKM di pasar domestik, serta kita dorong agar kompetitif di pasar internasional", tandas Rhenald. Rhenald menyebutkan, di Kementerian BUMN sudah ada Rumah Kreatif Bersama, di Kementerian Desa sudah ada Bumdes dan Pekades. "Ini sudah ada produknya, sehingga kita tinggal perlu mendorong untuk bisa masuk ke pasar luar", ucap Rhenald.

Selain itu, lanjut Rhenald, Kementerian Pariwisata sudah membangun 10 destinasi baru, yang akan mampu mendatangkan banyak turis mancanegara. "Sayangnya, produk oleh oleh kita masih monoton. Ini yang harus disinergikan dengan plattform plattform yang ada", tukas Rhenald. Di sektor pertanian, Rhenald juga melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan. "Banyak produk peternak lokal yang sudah mampu menangkar burung burung langka tapi masih terhambat regulasi. Padahal, di negara maju, itu sudah menjadi komoditas perdagangan. Pokoknya, semuanya itu harus kita dorong masuk ke pasar global, di samping upaya memperkuat pasar domestik", jelas Rhenald. Namun, Rhenald mengakui, masih ada sejumlah produk yang regulasinya begitu mengekang, sehingga produk lokal tidak berdaya saing. "Kita harus bikin produk lokal mampu berdaya saing kuat", kata Rhenald.

Menurut Rhenald, Indonesia tidak bisa melakukan proteksi produk UKM dengan cara melarang produk negara lain masuk ke Indonesia. "Justru, tugas pemerintah yang harus membuat produk UKM lebih kompetitif, termasuk dari sisi harga. Karena, dari sisi kualitas, sudah banyak produk UKM kita yang bagus bagus", tegas Rhenald lagi. Rhenald optimis akan kepemimpinan Teten Masduki di Kemenkop dan UKM. "Pasalnya, Teten merupakan sosok yang berasal dari istana, yang tentunya akan lebih mudah melakukan sinergi dan kerjasama antar kementerian dan lembaga", pungkas Rhenald.

Continue Reading

Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp2.000 Jadi Rp756.000 per Gram

Avatar

Published

on

Logam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam)dijual seharga Rp756.000 per gram pada perdagangan Sabtu (19/10/2019). Harga ini turun Rp2.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya di Rp758.000 per gram. Sementara harga buyback atau pembelian kembali juga turun Rp2.000 per gram menjadi Rp678.000 per gram.

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Bawa NPWP untuk mendapatkan potongan pajak lebih rendah sebanyak 0,45 persen. Pecahan 1 gram Rp 756.000

Pecahan 2 gram Rp 1.461.000 Pecahan 3 gram Rp 2.170.000 Pecahan 5 gram Rp 3.600.000

Pecahan 10 gram Rp 7.135.000 Pecahan 25 gram Rp 17.730.000 Pecahan 50 gram Rp 35.385.000

Pecahan 100 gram Rp 70.700.000 Pecahan 250 gram Rp 174.750.000 Pecahan 500 gram Rp 352.800.000

Pecahan 1.000 gram Rp 705.600.000.

Continue Reading

Bisnis

11 Terluka Pesawat Emirates Berpenumpang 326 Orang Turbulensi di Atas Udara Singapura

Avatar

Published

on

Sebuah pesawat dari maskapai Emirates mengalami turbulensi saat terbang pada ketinggian 35.000 kaki di udara Singapura, Selasa (1/10/2019). Pesawat dengan nomor penerbangan EK 450 tersebut jurusan Dubai Denpasar Auckland (Selandia Baru) mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar pukul 15.07 Wita Turbulensi tersebut menyebabkan 11 penumpang pesawat terluka.

"Pesawat terkena clear air turbulence, mengakibatkan 11 orang penumpang mengalami luka," ujar Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim, saat dihubungi Selasa malam. Dari 11 penumpang, lima orang mendapatkan perawatan di Kantor Kesehatan Bandara (KKP). Sementara dua penumpang dilarikan ke Rumah Sakit BIMC, Kuta, Badung. Adapun empat sisanya alami luka ringan.

Pesawat tersebut hingga kini masih ada di Bali dan petugas melakukan pengecekan serta pembersihan di dalam pesawat. "Rencana diberangkatkan ke Dubai jam 14.30 Wita sesuai jadwal regulernya," ujar dia. Untuk diketahui, pesawat tersebut berpenumpang 326 orang. Identitas penumpang yang luka luka belum didata petugas.

"Kami belum monitor. Saat ini masih fokus penanganan korban dulu," kata Arie. Penulis : Kontributor Bali, Imam Rosidin

Continue Reading

Trending