Connect with us

Pendidikan

Seorang Kakek Berusia 87 Tahun Meraih Gelar Sarjana, Semangat Belajarnya Menginspirasi

Avatar

Published

on

Seorang kakek berusia 87 tahun menyelesaikan pindidikan jenjang sarjana. Semangat dan dedikasinya dalam belajar sangat patut untuk diapresiasi. Melansir dari World of Buzz pada Senin (23/9/2019) melalui postingan Twitter @eikazulaikha_, kakek 87 tahun ini diketahui tengah menyelesaikan gelarsarjananya. Pengguna Twitter @eikazulaikha_, ini diketahui sebagai cucu dari kakek 87 tahun tersebut.

Ia membagikan peristiwa penting yang dialami sang kakek dalam medapatkan gelarsarjana di bidang Pendidikan Bahasa Inggris. Meskipun sebenarnya sang kakek tidak mau menghadiri hari wisudanya, akhirnya keluarga berhasil membujuknya untuk datang. Menurut @eikazulaikha_ atau Nez, kakeknya sangat bersemangat untuk belajar terus menerus.

Bahkan ia tidak peduli berapa usianya dan tidak peduli tentang gelar yang ia dapatkan. Kakeknya mengaku bahwa ia hanya murni ingin belajar. Para netizen mengatakan apa yang dilakukan kakaknya adalah semangat belajar yang sesungguhnya.

Netizen juga terkesan dengan apa yang telah dicapai oleh kakaknya itu. Bahkan ada yang menanyakan kepada Nez, dimana membeli semangat belajar seperi kakekya itu. Nez pun akhirnya menanggapi para netizen dan memberi tahu bagaimana dedikasi kakeknya untuk terus belajar.

Postingan Twitter itu sekarang viral dan telah dibagikan lebih dari 23,6 ribu retweet.

Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat.

Pendidikan

Wisuda Universitas Sampoerna Luluskan 67 Siswa, Buktikan Diri Berstandar Internasional

Avatar

Published

on

Pada 19 September 2019, Universitas Sampoerna membuktikan dirinya sebagai universitas internasional yang sesuai dengan standar internasional. Rektor Universitas Sampoerna Drs. Wahdi Salasi April Yudhi, M. Dev Admin, Ph. D. memberikan gelar sarjana kepada 67 siswa di Kelas 2019. “Universitas kami akan berada di garis depan pembuat perubahan global berkat para lulusannya yang siap dunia dan siap kerja. Kami bangga dengan kenyataan bahwa beberapa lulusan kami yang duduk hari ini bersama kami telah mendapatkan pekerjaan impian mereka sebelum hari kelulusan. Saya yakin beberapa dari Anda bekerja di perusahaan yang Anda impikan, di mana Anda dapat memajukan karir Anda," kata rektor di depan para lulusan dan sekitar 250 tamu. Pada upacara wisuda tahun ini, ada tiga lulusan terbaik yang dipilih sebagai perwakilan dari tiga fakultas di universitas. Mereka adalah Syifa Sejati, S. Pd. (Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan), Tatag Adi Sasono, S. Ak. (Akuntansi, Fakultas Bisnis) dan Ni Wayan Wina, S. Ds. (Desain Komunikasi Visual, Fakultas Teknik dan Teknologi).

Beberapa lulusan lain juga telah memiliki pengalaman yang berharga dalam acara internasional. Misalnya, Ongki Olan Putra (Manajemen) adalah juara "Youth Environment Summit 2015" di Singapura. Syifa dinobatkan sebagai salah satu siswa untuk mewakili Indonesia di “Diversity and Inclusion Youth Camp 2017” di Malaysia. Tatag adalah salah satu delegasi Indonesia terbaik dari YSS ASEAN di Malaysia (2018). Lulusan lain bernama Kaithleen Meiliana (Manajemen Bisnis) terpilih sebagai salah satu anggota delegasi Indonesia di “Program Kepemimpinan Muda ASEAN 2018” di Guangxi, Cina. Juga ikut upacara wisuda adalah Atase Kebudayaan AS untuk Indonesia Nida Emmons. Beliau menekankan kepada para tamu kekuatan dari program pendidikan tinggi gaya A.S yang diterapkan di Sampoerna University dan bagaimana mereka mempersiapkan para pemimpin masa depan dengan keterampilan kritis.

Continue Reading

Pendidikan

Tingkatkan Mutu Mahasiswa Kedokteran Gigi, Kavo Kerr dan Universitas Moestopo Teken Kerjasama

Avatar

Published

on

Dalam meningkatkan mutu pendidikan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), perusahaan alat kesehatan gigi asal Jerman, Kavo Kerr menjalin kerjasama dengan Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama). Kerjasama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang berisi antara lain suplai unit Dental Simulator DSE Compact 5195 dari Kavo Kerr kepada FKG Moestopo. "Kerjasama ini berkomitmen untuk memajukan dan meningkatkan standard pendidikan kedokteran gigi di Indonesia," ujar Country Manager, Dental Platform, Kavo Kerr group Nurul Intan K Sari, dalam keterangan tertulis Sabtu (14/9/2019).

Selain pengadaan alat Kavo Kerr group juga memberikan pelayanan servis dan pendidikan berkelanjutan, sehingga mahasiswa mendapat kuliah khusus dari Kavo Kerr didampingi oleh dosen mahasiswa FKG Moestopo. Transfer knowledge langsung mahasiswa didampingi dosen. Targetnya 180 mahasiswa terstandarisasi saat ini," ujar Nurul. Sementara itu dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo, Budi Harto menyebut perkembangan teknologi perguruan tinggi sangat cepat.

Karena itu FKG Moestopo, kata Budi Harto, ingin menyesuaikan kebutuhan mahasiswa dengan teknologi yang ada saat ini. "Kerjasama ini (dengan Kavo Kerr) tujuan supaya jangan sampai ketinggalan perguruan tinggi lain," ungkap Budi Harto Budi menambahkan dengan alat alat dari Kavo Kerr, mahasiswa FKG Moestopo memudahkan untuk latihan praktik di kampus.

"Memulai itu tujuan untuk proses pembelajaran mahasiswa, masuk ke klinik tidak canggung lagi," kata Budi Harto.

Continue Reading

Pendidikan

SPCI Kirim Satu Siswa Asal Papua Studi ke Luar Negeri

Avatar

Published

on

Dalam rangka untuk ikut berpartisipasi menciptakan sumber daya manusia yang unggul khususnya generasi muda Papua Barat, PT Sampari Papua Cerdas Indonesia (PT SPCI) mengirim satu siswa untuk studi ke luar negeri. PT SPCI yang berkantor di Jl. RP Soeroso No.20 Gedung Kopi lt.4 No. 404 Cikini Menteng Jakarta Pusat, merupakan lembaga manajemen yang bergerak dibidang pendidikan untuk studi ke luar negeri. Dan pada Jumat dinihari tadi 13 September 2019 telah mengirim satu siswa asal Papua Barat atas nama Ishak Edward Geiseler Sroyer anak dari Bapak Agus Sroyer untuk study di Edmonds Community College, Seattle, Wasington DC Amerika Serikat.

Dan sebelum diberangkatkan Ishak telah dibekali selama 8 bulan guna pendalaman terkait bahasa dan studi yang akan ditempuh serta ruang lingkup pergaulan internasional. Penegasan ini disampaikan Owner PT SPCI dr. Rosaline Irene Rumaseuw, M. Kes yang didampingi Manager PT. SPCI Maryam Jenny Morin, di Jakarta, Jumat (13/9). "Tentu mereka telah melalui tes seleksi dan dinyatakan lulus atau diterima di Universitas di Amerika Serikat yang akan dituju. Dan ini menjadi kebanggaan tersendiri karena telah diterima di Universitas terbaik di Amerika Serikat,"tegas Maryam Jenny Morin. Maryam menambahkan terkait dengan berbagai dokumen yang diperlukan seperti pengurusan paspor dan visa semuanya menjadi tanggung jawab PT SPCI. "Kami dari pihak SPCI akan memfasilitasi terkait pengurusan berbagai dokumen yang diperlukan dengan berkoordinasi pihak imigrasi dan kedutaan besar yang akan dituju,"tegasnya.

Dr.Rosaline Irene Rumaseuw M. Kes selaku Owner mengharapkan agar SPCI bisa menjadi perpanjangan tangan berbagai pihak terkait pengiriman putra putri Papua khususnya dan putra putri Indonesia umumnya untuk bisa studi di luar negeri. Dan dimasa masa yang akan datang bisa lebih banyak lagi yang bisa dikirim untuk bisa belajar di luar negeri. "Memberikan kesempatan untuk bisa belajar pendidikan tinggi di luar negeri sangatlah penting terutama bagi putera dan puteri Papua dan Papua Barat. Karena pendidikan adalah merupakan jendela dunia dan sangat berguna untuk pembangunan diufuk timur," harap Rosaline.

Continue Reading

Trending