Connect with us

Metropolitan

Pengakuan Perias Wanita yang Tipu Pacarnya Selama 2 Tahun : Ngomongnya Kasar

Avatar

Published

on

Kisah seorang Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) Korea yang gagal nikahi kekasihnya kini tengah menjadi perbincangan warganet. TKI Korea bernama Yusuf gagal menikah dengan kekasihnya yang juga TKI di Taiwan. Alasan mereka gagal nikah karena Yusuf merasa telah ditipu oleh kekasihnya yang sudah menjalin hubungan jarak jauh atar LDR selama 2 tahun.

Selama pacaran, Yusuf dan kekasihnya itu bertemu di media sosial dan belum pernah bertemu. Wanita itu juga selalu menolak Video Call dan hanya mengirim foto yang belakangan diketahu itu bukan foto asli dirinya. Bahkan Yusuf rela pergi ke Taiwan untuk langsung menikahi kekasihnya itu.

Disitulah semuanya terbongkar. Seorang perias calon pengantinnya membongkar kedok sosok kekasih Yusuf. Dalam video yang beredar dan salah satunya diunggah oleh akun Youtube Rondone kinyis kinyis, wanita yang mengaku perias menjelaskan bagaimana kondisi saat hari rencana pernikahan yusuf dengan kekasihnya.

Ia mengatakan kalau wajah wanita itu jauh berbeda dengan foto wanita yang dikirim ke kekasihnya. "Kalau yang saya make up itu dia aslinya Karawang. Dia itu alisnya udah turun, keriputnya keliatan banget, tulang pipinya keliatan. Dia bilang ke cowoknya orang Brebes, tapi ternyata dia orang Karawang," kata perias di video itu. Lanjutnya, ia pun penasaran dengan usia asli dari kekasih Yusuf.

"Kalo dari mataku sendiri aku menebak sekitar 48 tahun, udah berumur lah. Saya tanya langsung berapa umurnya, dia ngomong 30 tahun," ucapnya. Selama di make up, ia tak tahan dengan ocehan kekasih Yusuf. Sebab ia menilai perkataannya pedas dan kasar.

Terlebih saat Yusuf menelepon kekasihnya dan ia malah menggerutu. Saat itu Yusuf sedang dalam perjalanan menuju lokasi rencana pernikahan mereka. "Dia bilang, 'dia (Yusuf) itu orangnya pelit, ditambah lagi dia tak punya apa apa, aku yang paling mapan. Aku tuh gak mau nikah sama dia, tapi aku cuma kasian sama dia. aku cuma mau tepatin janji aja," ucap perias mencontohkan ucapan kekasih Yusuf.

Perias itu pun juga tak luput dari ucapan pedas kekasih Yusuf. Kekasih Yusuf menilai kalau hasil riasannya tak bagus. Malahan, perias mendengar kekasih Yusuf menghina calon mertuanya.

"Dia itu ngomongin soal ibunya si masnya, katanya si ibunya itu gak setuju baik keluarga dan bapaknya, sampai sampai dibilang ibunya itu jahat. Dia bilang 'emang dipikir anaknya ganteng, kaya, wong anaknya miskin, aku kasian aja sama dia'," tuturnya. Selain ocehannya, rupanya perias itu juga tak tahan dengan bau mulut kekasih Yusuf. "Kemarin sampai minta masker ke banyak orang di bilang gak ada. Di sana itu yang paling menderita aku. Kalo saya mendengarkan ocehan yang pahit bahkan bau mulutnya itu," ucapnya.

Selesai dirias, Yusuf pun akhirnya datang dan diberi waktu untuk bicara bersama. "Terus setelah itu kita diskusi biar ceweknya buka cadar. Tapi dia bilang nikah dulu baru buka cadar. Nan disitu ngerasa aneh," ucapnya. Ketika ditanya soal cara menjalani LDR, Yusuf hanya telepon biasa, tidak pernah Video Call untuk mengetahui wajah kekasihnya.

Ternyata, Yusuf dan kekasih baru sekali Video Call an. Itu pun harus dilakukan dengan cara memaksa sang kekasih. "Itu selama pacaran sampeyan pernah Video Call?" tanya Nadi.

"Pernah juga pas mau nikah. Sebelumnya telpon suara. Itu juga Video Call juga karena paksaan. Ibaratnya mau nikah, ya pengen tahu calon istrinya," jawab Yusuf. "Gak tahunya gak sesuai kenyataan," tambah Yusuf. "Selama LDR itu dia pernah ngasih foto gak?" tanya Nadi.

"Pernah ngasih foto," jawab Yusuf. "Fotonya akan saya kasih di bawah video ini. Selama pacaran gimana, kenyataannya seperti apa," ujar Nadi. Setelah mengatahui sosok sang kekasih, Yusuf pun membatalkan pernikahan tersebut.

"Terus kemarin kenapa nikahnya dibatalin?" tanya Nadi penasaran. "Ya karena tidak sesuai yang sebenarnya," jawab Yusuf pelan. Bahkan ketika diajak Video Call, Yusuf mengaku kekasihnya itu selalu memakai cadar.

"Jadi teman temen semuanya. Di foto itu sangat cantik banget. Tapi sebenarnya udah sangat berumur. Sama ibuku saja mungkin lebih tuaan cewek itu," ucap Nadi. Lihat videonya :

Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat.

Metropolitan

Seorang Wanita Penumpang KRL Mengaku Alami Pelecehan Seksual saat Pulang Kerja Menuju Bekasi

Avatar

Published

on

Seorang penumpang perempuan berinisial AM (24) mengaku menjadi korban pelecehan seksual di dalam KRL Commuter Line, Jumat (25/10/2019) pekan lalu. Mengutip Kompas.com, AM mengakumengalami peristiwa itu saat pulang kerja menuju Bekasi. AM kepada Kompas.com membeberkan ciri ciri pelaku.

Ia mengaku masih ingat perawakannya, termasuk aksesoris yang dikenakan pelaku waktu itu. Sayang, ia tak sempat mengambil gambar wajah pelaku. "Enggak muda. Dia sudah bapak bapak," ujar AM kepada Kompas.com, Senin (28/10/2019) pagi.

"Sebenarnya agak kurang jelas saya lihat mukanya, karena saya kan di depan dia (pelaku). Saya cuma bisa lihat dari pantulan layar ponsel saja," ia menambahkan. Mulanya, AM tak begitu menaruh curiga bahwa pria ini akan melecehkannya secara seksual. AM menduga, pelaku akan mencuri ponselnya karena sejak awal kerap memperhatikan ponselnya.

Gusar, AM pun memasukkan ponsel ke dalam tas. Namun, ketika KRL tertahan di antara Stasiun Manggarai Jatinegara, ia baru menyadari bahwa ia dilecehkan dari belakang. Ia pun berbalik arah dan menghardik pelaku.

"Yang jelas dia itu pakai topi hitam, hampir tutupin matanya, (topinya) agak turun gitu. Dia pakai kemeja kuning lengan pendek sama tas kecil selempang depan," jelas AM. AM belum berpikir akan melaporkan kasus ini secara resmi pada PT Kereta Commuter Indonesia maupun kepolisian, lantaran minimnya barang bukti. "Aku sejauh ini cuma mention (via Twitter) sih, cuma belum ada tanggapan. Pas saya setelah turun kereta, saya masih syok dan saya pengin cari satpam tapi agak sulit karena ramai," katanya.

"Saya pengin cepat pulang saja, saya lapor via Twitter," pungkasnya.

Continue Reading

Metropolitan

Aksi Kocak Susi Pudjiastuti Saat Difoto Jadi Sorotan Mengundang Gelak Tawa Para Kabinet Kerja

Avatar

Published

on

Pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin akan digelar pada Minggu 20 Oktober 2019. Pada acara pelantikan esok, direncanakan juga pengumuman kabinet kerja jilid II. Hal itu menunjukkan jika masa jabatan para kabinet kerja pertama era Jokowi dan Jusuf Kalla akan segera berakhir.

Tak terasa, lima tahun sudah pemerintahan kabinet kerja dibawah pimpinan Jokowi Jusuf Kalla berjalan. Momen silaturahmi para kabinet kerja pun telah digelar di Istana Merdeka, pada Jumat 18 Oktober 2019 pukul 13.30. Acara silahturahmi itu pastinya dihadiri seluruh menteri, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Lembaga Negara era Jokowi Jusuf Kalla.

Tak ketinggalan juga Jokowi Jusuf Kalla yang turut hadiri memeriahkan acara tersebut. “Lima tahun sudah kita bekerja dan betul betul lima tahun adalah sebuah waktu yang sangat cepat sekali. Pada kesempatan itu Jokowi tentunya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh kabinet kerja era 2014 2019.

Khususnya kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla yang selama lima tahun ini setia membantu dan mendampingi Jokowi. “Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Bapak Wapres beserta ibu yang telah bersama sama dengan kami. Dengan kita semuanya kerja keras untuk negara ini, atas amanah yang diberikan kepada kami berdua di 2014 sampai 2019 ini.

Dan juga para Menteri Kabinet Kerja, Kepala Badan, Panglima, Jaksa Agung yang telah bekerja sama dengan kita, mohon maaf kalau mungkin dalam lima tahun ini kita bertemu agak santai hari ini,” ucap Jokowi. Namun, dibalik acara yang cukup penting itu, terdapat momen yang sangat lucu. Sambil berkumpul bersama, para menteri pun diselingi canda tawa.

Momen itu pun terekam dan diunggah oleh akun Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. Suasana pun semakin pecah ketika Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluarkan aksinya. Pada video yang diunggah Triawan Munaf Jumat 18 Oktober 2019, Susi Pudjiastuti mengeluarkan jurus kocaknya untuk bercanda tawa dengan para menteri.

Susi Pudjiastuti melakukan pose pose kocak ketika dirinya dipotret oleh fotografer istana, Agus Suparto. Susi Pudjiastuti tampil dengan mengenakan dress merah muda sembari berlenggak lenggok. Ia pun sesekali mengangkat satu kaki dan betolak pinggang, hingga membuat para menteri lainnya tertawa.

"Eaa..lagi, lagi. Eaa" sorak mereka (para menteri) yang terhibur melihat tingkah Susi. "Ibu @susipudjiastuti115 selalu menghangatkan suasana di Kabinet Kerja. Bekerja serius bukan berarti tidak bisa ‘fun’. Penyemangat dan penerobos!,"tulisTriawan Munaf pada captionnya. Lebih kocaknya, Susi Pudjiastuti berbicara dengan menggunakan bahasa Jawa.

Susi Pudjiastuti tampak protes kepada rekannya yang meledeknya karena mengenakan rok mini dan bukan batik. "Ora nganggo batik malah nganggo ngejreng (Bukannya pakai batik, malah pakai baju yang warnanya mencolok)," seru suara seorang salah satu menteri perempuan. Susi Pudjiastuti pun menunjukkan jika ia mengenakan selendang batik.

"Iki (ini) batik iki lo batik," sahut Susi sembari memegang selendang dibahunya. Lantas, Susi Pudjiastuti mengeluh jika baju batiknya kini tak muat karena berat badannya naik. "Batikku sesek kabeh (kekecilan semua) Mbak," ucap perempuan 54 tahun itu.

Melihat tingkah kocak Susi Pudjiastuti, para warganet pun ikut terpingkal melalui kolom komentar. Ghee_15 : Wkwkwkwk… Sumpah ngakaaak..kon nganggo batik malah nganggo ngreeeng hahaha bu susi. (suruh pakai batik malah pakai ngejreng) Itsme_robinmnugraha : Menteri yg paling funky dan selalu di tunggu kehadiran nya… Paling gak buat aku…

Ririehartomo : Lucu sekali bu Susi Prieboy1719 : Emang paling antique ibu menteri satu ini .. nyeleneh blazzz wezzz. Selain itu juga terdapat foto Susi Pudjiastuti bersama menteri perempuan lainnya.

Lagi lagi gaya Susi Pudjiastuti terlihat berbeda. Pada foto itu, Susi tampak mengakat satu kakinya.

Continue Reading

Metropolitan

Nono Sampono Harapkan Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden Ri Berjalan Lancar

Avatar

Published

on

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Nono Sampono mengharapkan pelantikan Jokowi dan KH Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden RI berlangsung lancar tanpa ada hambatan, mengingat acara pelantikan tersebut bakal mendapat sorotan dunia internasional. “Pelantikan Jokowi dan KH Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih akan dihadiri sekitar 20 kepala negara atau perwakilan negara sahabat. Media internasional juga pasti akan memberitakannya. Karenanya pelantikan nanti diharapkan berlangsung lancar,” ungkap Nono Sampono, Jumat (18/10/2019). Seperti diberitakan, sebanyak 20 kepala negara atau perwakilan dari negara negara sahabat akan menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019 2024 di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Minggu (20/10) siang.

Presiden Ke 5 RI Megawati Soekarnoputri, Presiden Ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, mantan calon presiden Prabowo Subianto dan mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno juga akan hadir. “Dengan kehadiran para tokoh dunia serta tokoh bangsa menunjukan posisi Indonesia sangat strategis di mata dunia Internasional dan bangsa ini semakin solid. Momentum ini menjadi penambah vitamin dan energi bagi Jokowi dalam menjalankan periode kepemimpinannya yang kedua,” jelasnya. Disingung soal menteri, Nono Sampono menegaskan, itu hak prerogatif Jokowi.

“Presiden Jokowi pasti sudah mempertimbangankan secara matang calon menterinya, misalnya soal integritas, kompetensi, serta proporsionalitas (politisi dan profesional). Presiden Jokowi juga perlu mempertimbangkan sosok menteri untuk mewakili daerah, khususnya dari kawasan timur yang memang butuh sentuhan lebih,” jelasnya. Senator asal Maluku ini meminta doa dan menghimbau kepada masyarakat agar berpartisipasi mensukseskan acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih sehingga dapat berjalan dengan khidmat dan lancar.

Continue Reading

Trending