Connect with us

Bisnis

Makanan Beku Bersumber Produk Makanan Laut Ini Telah Diekspor ke AS Hingga Australia

Avatar

Published

on

PT Sekar Bumi Tbk sebagai produsen makanan beku (frozen food) akan menambah berbagai macam varian masakan sehat dengan proses masak yang sangat mudah di acara Food Hotel Indonesia 2019 yang bertempat di Ji Expo Kemayoran Hall C 7702. Sekar Bumi memproduksi terutama makanan berbahan dasar udang, ikan, cumi cumi dan produk makanan laut lainnya. Merek yang saat ini ada termasuk di dalam Sekar Bumi adalah FINNA sebagai umbrella brand, Bumifood dan Mitraku untuk produk makanan olahan, SKB dan SKT untuk produk udang, SOSIKAN untuk produk sosis ikan siap makan, dan Sekar Fuji Foods untuk produk bumbu masak.

Produk makanan olahan beku Sekar Bumi melalui Bumifood dan Mitraku yang berbahan dasar seafood meliputi berbagai macam produk dimsum, bakso, mini wonton, crispy seafood, dan lainnya. Sekar Bumi juga sebagai produsen value added udang, ikan, kacang mete, dan sosis ikan siap makan. Produk produk ini dijual di dalam negeri maupun ke pasar internasional ke Amerika, Eropa, Jepang, Korea, Australia, dan negara negara Asia lainnya.

“Produk backbone dari Sekar Bumi adalah udang value added SKB yang sudah mendapatkan sertifikat BAP 4 star, setiap tahap proses secara menyeluruh mulai dari penetasan (hatchery), tambak (farming), pakan hingga proses pengolahan di pabrik telah tersertifikasi Best Aquaculture Practice. Selain BAP 4 star, Sekar Bumi juga memiliki sertifikat USFDA Green Ticket, EU Number, BRC, HACCP, ISO 22:000, GMP, SNI, dan Halal dari MUI.” ujar Marketing Manager Bumifood, Tanne Budiatma akhir pekan lalu. Tanne juga menjelaskan bahwa salah satu brand yang saat ini unggul yaitu Bumifood yang bebahan dasar olahan seafood yang terdiri dari ikan, udang dan cumi cumi, meskipun pabrik kita sudah memiliki mesin mesin yang modern tetapi untuk finalize produk ini kami masih menggunakan tenaga manusia jadi bentuk produk Bumifood lebih original dan otentik Menurutnya, perusahaan yang telah berdiri sejak April 1973 ini berkomitmen dalam menyediakan produk makanan berkualitas bagi pelanggan sebagai prioritas. Sekar Bumi berkomitmen untuk menjaga kualitas semua produk yang ditawarkan sangat aman dan bermanfaat bagi konsumen. Kami percaya bahwa makanan berkualitas mengarah pada peningkatan kualitas hidup sesuai dengan slogan kami Quality Food, Quality Life.

Semua produk makanan beku Perseroan juga menggunakan teknologi IQF (Individually Quick Frozen) yang aman dan mendukung portion control. Selain itu, produk Sekar Bumi seperti SOSIKAN juga baik dikonsumsi anak anak karena mengandung protein tinggi, asam amino dan omega 6 9, serta mengantongi sertifikasi SNI dan Halal MUI.

Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat.

Bisnis

wajib Ada Sinergi Antar Kementerian Bangun Daya Saing Produk UKM

Avatar

Published

on

Tantangan ekonomi Indonesia ke depan bakal semakin berat, sebagai dampak dari terjadinya perang dagang antara AS dan Cina. Tak pelak, pasar Indonesia akan terus dibanjiri aneka produk dari luar negeri. Oleh karena itu, Indonesia harus membangun UKM dengan strategi sinergi antar kementerian dan lembaga. Sehingga, produk UKM Indonesia berdaya saing dan bisa masuk pasar internasional. Hal itu dipaparkan Guru Besar UI Rhenald Kasali, usai menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jumat (25/10). "Kita perkuat daya saing produk UKM di pasar domestik, serta kita dorong agar kompetitif di pasar internasional", tandas Rhenald. Rhenald menyebutkan, di Kementerian BUMN sudah ada Rumah Kreatif Bersama, di Kementerian Desa sudah ada Bumdes dan Pekades. "Ini sudah ada produknya, sehingga kita tinggal perlu mendorong untuk bisa masuk ke pasar luar", ucap Rhenald.

Selain itu, lanjut Rhenald, Kementerian Pariwisata sudah membangun 10 destinasi baru, yang akan mampu mendatangkan banyak turis mancanegara. "Sayangnya, produk oleh oleh kita masih monoton. Ini yang harus disinergikan dengan plattform plattform yang ada", tukas Rhenald. Di sektor pertanian, Rhenald juga melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan. "Banyak produk peternak lokal yang sudah mampu menangkar burung burung langka tapi masih terhambat regulasi. Padahal, di negara maju, itu sudah menjadi komoditas perdagangan. Pokoknya, semuanya itu harus kita dorong masuk ke pasar global, di samping upaya memperkuat pasar domestik", jelas Rhenald. Namun, Rhenald mengakui, masih ada sejumlah produk yang regulasinya begitu mengekang, sehingga produk lokal tidak berdaya saing. "Kita harus bikin produk lokal mampu berdaya saing kuat", kata Rhenald.

Menurut Rhenald, Indonesia tidak bisa melakukan proteksi produk UKM dengan cara melarang produk negara lain masuk ke Indonesia. "Justru, tugas pemerintah yang harus membuat produk UKM lebih kompetitif, termasuk dari sisi harga. Karena, dari sisi kualitas, sudah banyak produk UKM kita yang bagus bagus", tegas Rhenald lagi. Rhenald optimis akan kepemimpinan Teten Masduki di Kemenkop dan UKM. "Pasalnya, Teten merupakan sosok yang berasal dari istana, yang tentunya akan lebih mudah melakukan sinergi dan kerjasama antar kementerian dan lembaga", pungkas Rhenald.

Continue Reading

Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp2.000 Jadi Rp756.000 per Gram

Avatar

Published

on

Logam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam)dijual seharga Rp756.000 per gram pada perdagangan Sabtu (19/10/2019). Harga ini turun Rp2.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya di Rp758.000 per gram. Sementara harga buyback atau pembelian kembali juga turun Rp2.000 per gram menjadi Rp678.000 per gram.

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Bawa NPWP untuk mendapatkan potongan pajak lebih rendah sebanyak 0,45 persen. Pecahan 1 gram Rp 756.000

Pecahan 2 gram Rp 1.461.000 Pecahan 3 gram Rp 2.170.000 Pecahan 5 gram Rp 3.600.000

Pecahan 10 gram Rp 7.135.000 Pecahan 25 gram Rp 17.730.000 Pecahan 50 gram Rp 35.385.000

Pecahan 100 gram Rp 70.700.000 Pecahan 250 gram Rp 174.750.000 Pecahan 500 gram Rp 352.800.000

Pecahan 1.000 gram Rp 705.600.000.

Continue Reading

Bisnis

11 Terluka Pesawat Emirates Berpenumpang 326 Orang Turbulensi di Atas Udara Singapura

Avatar

Published

on

Sebuah pesawat dari maskapai Emirates mengalami turbulensi saat terbang pada ketinggian 35.000 kaki di udara Singapura, Selasa (1/10/2019). Pesawat dengan nomor penerbangan EK 450 tersebut jurusan Dubai Denpasar Auckland (Selandia Baru) mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar pukul 15.07 Wita Turbulensi tersebut menyebabkan 11 penumpang pesawat terluka.

"Pesawat terkena clear air turbulence, mengakibatkan 11 orang penumpang mengalami luka," ujar Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim, saat dihubungi Selasa malam. Dari 11 penumpang, lima orang mendapatkan perawatan di Kantor Kesehatan Bandara (KKP). Sementara dua penumpang dilarikan ke Rumah Sakit BIMC, Kuta, Badung. Adapun empat sisanya alami luka ringan.

Pesawat tersebut hingga kini masih ada di Bali dan petugas melakukan pengecekan serta pembersihan di dalam pesawat. "Rencana diberangkatkan ke Dubai jam 14.30 Wita sesuai jadwal regulernya," ujar dia. Untuk diketahui, pesawat tersebut berpenumpang 326 orang. Identitas penumpang yang luka luka belum didata petugas.

"Kami belum monitor. Saat ini masih fokus penanganan korban dulu," kata Arie. Penulis : Kontributor Bali, Imam Rosidin

Continue Reading

Trending