Connect with us

Nasional

Kata TKN Soal Rencana Jokowi Akan Banyak Masukkan Anak Muda Dalam Kabinet Kerja Jilid II

Avatar

Published

on

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Ma'ruf Abdul Kadir Karding menilai ada sisi positif yang bisa diambil dari rencana Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memasukan anak anak muda di kabinet Kerja Jilid II. Menurut anggota DPR RI ini, ketika Jokowi ingin sosok muda, maka itu berarti yang dibutuhkan kedepan adalah kabinet kerja yang cepat, dan deliver atau yang cepat mengeksekusi program. "Dari hasil analisa itu tentu yang dibutuhkan adalah figur figur yang memiliki kapasitas manajerial yang baik, kepemimpinan yang kuat, sekalius mampu mengeksekusi setiap program atau konsep, atau arahan dari pak Jokowi," jelas Karding.

Pasti imbuh dia, Jokowi sudah berhitung berdasarkan kebutuhan zaman kedepan, yakni kedepan kompetisi antarnegara negara aka cukup kuat dan keras. Karena itu dibutuhkan sosok sosok yang lincah, energik dan seorang eksekutor. Sehingga seluruh pekerjaan dan ide, konsep dari Jokowi bisa cepat tereksesusi dan terealisasi. "Dan anak muda ini dianggap bisa melaksanakan ide dan gagasan beliau. Anak muda, pasti lebih energik dan lebih lincah," jelasnya.

Selain itu ia juga melihat dari sisi kaderisasi atau regenerasi terjadi secara tepat di negeri ini, melalui pemilihan anak anak muda masuk dalam kabinet. Tentu ini akan sangat menguntungkan bagi bangsa ini di tengah surplus anak muda dan surplus demografi Indonesia. "Ada baiknya juga dengan banyak menempatkan orang orang muda di Kabinet, itu pak Jokowi sedang berpikir bagaimana melakukan kaderisasi dan regenerasi yang tepat di Indonesia. Sehingga anak anak muda bangsa ini bisa menjadi anak anak muda berdaya saing dengan bangsa lain," tegasnya.

Ide Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) akan merekrut kaum muda untuk duduk di kabinetnya mendatang, patut diapresiasi. Menurut Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI), Kastorius Sinaga, ide berani Jokowi itu tepat dengan dinamika tantangan dalam negeri dan global yang begitu dinamis saat ini. "Seperti di berbagai belahan dunia seperti di Perancis, Austria, Kanada, generasi muda bahkan sudah tampil memimpin negara," ujar mantan penasehat Kapolri ini.

Energi positif kaum muda cukup relevan menjawab tren disrupsi global yang memang saat ini sangat cepat berubah. Dari gaya kepemimpinan, lebih lanjut ia menjelaskan, kaum muda memang cenderung lebih progresif, lebih cekatan dalam mengambil keputusan. Pun berjiwa “risk taker” atau berani mengambil risiko dalam menghadapi tantangan ataupun problem solving.

"Terobosan kepemimpinan demikian sangat dibutuhkan Indonesia di tengah kompleksitas persaingan global," tegas Kastorius Sinaga. Namunpun demikian ide terobosan Jokowi untuk merekrut kaum muda di kabinetnya harus dilakukan lewat seleksi ketat. Bukan asal asalan. Apalagi bukan dalam rangka bagi bagi kekuasaan atas imbal jasa politik ataupun atas dasar kompromi politik.

Bila itu yang terjadi, dia sangat yakin Indonesia memiliki stok kaum muda yang berkualitas dan memiliki kaliber internasional. "Kaum muda yang berpotensi duduk di Kabinet harus benar benar sudah terbukti memiliki profesionalisme tinggi. Juga punya integritas dan kapasitas yang sudah teruji di bidangnya baik di tingkat global namun sesuai dengan prioritas kepentingan nasional," tegas Kastorius Sinaga. Representasi kaum muda di Kabinet akan menjadi ‘faktor akselerator’ untuk mengurai 'kemacetan' atau ‘bottleneck” di berbagai bidang termasuk di birokrasi pemerintahan demi kemajuan Indonesia.

Proses rekrutmen kaum muda di kabinet harus melewati uji seleksi kompetensi dan leadership ketat. Bila tidak, Menteri kaum muda di Kabinet akan menjadi beban dan kelak bermasalah. Khususnya bila mereka yang duduk di Kabinet hanyalah berkat hasil lobi dan “titipan” yang sekadar mengejar jabatan dan kekuasaan (power seeker).

"Contoh gagal kepemimpjnan dari kaum muda banyak kita jumpai di dunia partai politik dan Bupati, Walikota dan Gubernur di Indonesia yang ditandai dengan perilaku tak terpuji seperti korupsi," dia berpesan. Ini tentu dilatari oleh berbagai faktor termasuk rentannya kaum muda untuk jatuh ke dalam kubangan godaan negatif kekuasaan. Untuk itu dia berpandangan, Jokowi harus menyadari bahwa periode kedua kepemimpinannya adalah tenggang dimana dia akan meletakkan legacy (nilai nilai utama) kepemimpinannya di dalam sejarah Indonesia.

"Ide merekrut kaum muda untuk masuk Kabinet adalah terobosan progresif yang akan dapat membawa nilai tambah bagi kemajuan Indonesia bila dilakukan lewat seleksi ketat bersifat objektif dan terbebas dari praktik nepotisme politik," tegasnya. Presiden Jokowi mengaku tidak akan membedakan latar belakang profesional atau partai politik dalam menyusun kabinet pemerintah 2019 2024. Sebab, banyak juga kader partai politik yang merupakan profesional di bidangnya. "Kabinet diisi oleh orang ahli di bidangnya. Jangan sampai dibeda bedakan ini dari profesional dan ini dari (partai) politik, jangan seperti itulah, karena banyak juga politisi yang profesional," kata Jokowi dalam wawancara khusus dengan harian Kompas, Senin (1/7/2019).

Jokowi menyebut, setiap periode waktu, diperlukan kabinet yang berbeda karena tantangannya juga berubah. Ia lalu mengungkapkan kriteria menteri yang akan mengisi kabinetnya ke depan. Menurut Jokowi, para menteri yang mengisi kabinet baru nantinya harus memiliki kemampuan untuk mengeksekusi program secara tepat dan cepat.

Kedua, dia harus memiliki kemampuan manajerial. Kemampuan ini penting untuk bisa mengelola personalia dan anggaran sehingga organisasi kementerian itu betul betul bisa efektif. Ketiga, kabinet mendatang juga akan banyak diwarnai dengan anak anak muda. "Ya, bisa saja ada menteri umur 20 25 tahun, kenapa tidak? Tapi dia harus mengerti manajerial, dan mampu mengeksekusi program program yang ada. Umur 30 an juga akan banyak," kata Jokowi.

Jokowi menyebut era globalisasi seperti sekarang diperlukan orang orang yang dinamis, fleksibel, dan mampu mengikuti perubahan zaman yang sangat cepat sekali. Sementara terkait kekhawatiran bahwa anak muda belum mempunyai pengalaman dalam manajemen pemerintahan, Jokowi menilai hal itu bisa diatasi dengan keberadaan para menteri koordinator. Menko di empat bidang nantinya akan tetap diisi oleh senior yang sudah punya pengalaman panjang di bidang kerjanya.

"Saya kira tidak perlu kekhawatiran semacam itu," kata Jokowi. Lalu, apakah Wapres JK dan pembantu pembantu lainnya akan juga dilibatkan dalam periode mendatang? "Saya kira semua yang masih bisa berkontribusi pada negara ini, apalagi Pak JK dengan pengalaman panjang di bidang politik dan ekonomi, saya kira negara ini sangat memerlukannya. Tugas kita bersama untuk bekerja sama dan membangun negara ini," jawab Jokowi.(*)

Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat.

Nasional

Apa Saja? Pelamar CPNS 2019 Wajib Unggah 5 Dokumen Penting Ini menuju Situs SSCASN

Avatar

Published

on

Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Rencananya, pendaftaran CPNS 2019 akan dibuka mulai Senin, 11 November 2019. Pada tahun 2019, Pemerintah membuka 152.286 formasi.

Rinciannya, Instansi Pusat sebanyak 37.425 formasi pada 68 kementerian dan lembaga serta Instansi Daerah sebanyak 114.861 formasi pada 462 Pemerintah Daerah. Hal ini tertuang dalam Pengumuman No: B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan para pelamar CPNS 2019, satu di antaranya dokumen.

Setidaknya, ada lima dokumen penting yang wajib disiapkan pelamar CPNS 2019. 1. Scan KTP asli 2. Foto

3. Swafoto 4. Ijazah dan transkrip nilai asli 5. Beberapa dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi

Kelima dokumen yang telah disiapkan ini, wajib diunggah para pelamar CPNS 2019 lewat portal SSCASN atau Sementara itu, mengutip dari siaran pers Badan Kepegawaian Negara (BKN), ada dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS 2019 ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus meliputi cumlaude, diaspora, dan disabilitas pada Instansi Pusat dan Daerah, serta formasi khusus putra putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis pada Instansi Pusat.

Untuk formasi jabatan yang dibuka adalah tenaga pendidikan, kesehatan, dosen, teknis fungsional, dan teknis lainnya. Tiga besar formasi pada penerimaan CPNS kali ini adalah guru (63.324 formasi), tenaga kesehatan (31.756 formasi), dan teknis fungsional (23.660 formasi). Pertama, pendaftaran rekrutmen CPNS 2019 dilakukan pada website SSCASN BKN yaitu di sscasn.bkn.go.id.

Kedua, satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda. Selain itu, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada rekrutmen CPNS 2019 menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Rencananya, SKD akan dilakukan pada Februari 2020 dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Maret 2020.

Pengumuman terkait syarat pendaftaran dan lainnya akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi masing masing. Selama masa pengumuman ini, instansi yang membuka formasi CPNS 2019 akan memublikasikan pengumuman resmi pada situs web dan media sosial masing masing. Sementara itu, Kepala BKN, Bima Haria Wibisana menjelaskan, pada tahun ini, pemerintah tidak membuka formasi tenaga administrasi.

Sebab, jumlahnya sudah hampir separuh dari total di Indonesia. "Saat ini, pemerintah fokus membuka formasi untuk jabatan yang dapat berkontribusi memberikan perubahan," ujar Bima dalam jumpa pers yang digelar bersamaan dengan peresmian UPT BKN Balikpapan, Senin (28/10/2019). Bima berharap, saat pendaftaran CPNS 2019 via daring alias online telah dibuka, masyarakat bisa terlebih dahulu membaca dan memahami segala ketentuan pendaftaran yang akan tertuang pada portal SSCASN.

"Jika ditemukan kesulitan, pelamar dapat mempelajari informasi yang tertuang pada kanal Frequently Asked Question (FAQ)," kata dia. Kanal ini akan menyediakan jawaban atas persoalan yang umumnya menjadi kendala pelamar. Bila pada kanal FAQ tidak dapat memberikan jawaban atas persoalan pendaftaran, BKN menyediakan kanal helpdesk daring dalam portal yang dapat dijadikan sebagai media pengaduan.

Dalam kanal tersebut akan tertuang sejumlah tahapan pengaduan yang dapat dilakukan pelamar untuk kemudian disampaikan solusinya oleh petugas helpdesk daring. Sebagai alternatif terakhir, mulai 11 November 2019, BKN membuka layanan helpdesk luring (offline) di Kantor Pusat BKN, Jalan Mayjend Sutoyo No. 12 Jakarta Timur. Layanan helpdesk secara offline juga dibuka di Kantor Regional BKN yang akan memberikan solusi jika kendala pelamar tidak terselesaikan melalui penjelasan FAQ dan helpdesk daring.

Yang perlu diketahui, pada pelaksanaan seleksi CPNS 2019, bagi pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seleksi administrasi diberikan waktu sanggah maksimal tiga hari pascapengumuman. Sementara instansi diberikan waktu maksimal tujuh hari untuk menjawab sanggahan tersebut. "Guna menghindari terjadinya ketidakpuasan dalam putusan hasil seleksi administrasi yang diterbitkan instansi, pelamar diimbau untuk mempersiapkan dokumen dokumen dengan baik dan hanya mengunggah dokumen yang sesuai dengan persyaratan," pungkas Bima.

Continue Reading

Nasional

dari Menikmati Senja hingga Menari Seka Menilik Kunjungan Jokowi di Kaimana Papua Barat

Avatar

Published

on

– Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi bersama rombongan sempat menikmati senja di Kaimana, saat mengunjungi warga Papua Barat, Minggu (27/10/2019). Sambil berbincang dan menatap matahari terbenam bersama rombongan lain, Jokowi dan Iriana ditemani dua buah kelapa muda, keduanya tersenyum manis menikmati keindahanalam bumi Cendrawasih. Dilansir YouTube Kompas.com (27/10/2019), ada momen menarik ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Kaimana, Papua Barat.

Tak hanya menikmati senja, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi juga menari seka, tarian adat masyarakat pesisir selatan Papua. Presiden Jokowi tampak luwesmenari seka, didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga turut bergoyang. Dalam kunjungan kali ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Plt. Kapolri Komjen Ari Dono dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Masyarakat Papua Barat yang hadir juga antusias ikut bergoyang seka bersama Jokowi dan rombongan. Seperti tradisi saat mengunjungi kota lain, Presiden Jokowi juga membagikan kaos warna hitam kepada warga Papua Barat. Tidak mau kalah, Iriana Jokowi juga turut membagikan buku tulis kepada anak anak sekolah yang hadir dalam acara tersebut.

Dilansir travel.kompas.com (20/03/2014), Kaimana disebut sebagai kota senja yang menyimpan berbagai pesona, mulai dari tebing berhias lukisan purba hingga keragaman hayati bawah laut. Senja indah di Kaimana pernah memesona Surni Warkiman, sehingga ia menggubah lagu 'Senja di Kaimana' puluhan tahun silam. Sejak saat itu, julukan 'Kota Senja' disematkan pada kota yang terletak di pesisir Papua Barat itu.

Lukisan purba Kaimana terletak di bagian leher burung Pulau Papua. Lokasinya yang berada di sisi barat menghadap Laut Arafuru menyajikan pemandangan senja laut nan elok. Lukisan berwarna merah itu menggambarkan berbagai bentuk, mulai dari manusia, telapak tangan, ikan, sejenis kadal, bentuk matahari, hingga rahim perempuan.

Senja Kaimana bisa dinikmati di hampir sepanjang jalan utama kota yang bersisian dengan pantai. Namun, bukan hanya senja yang menjadi pesona Kaimana, menyusuri laut Kaimana dengan pulaunya yang berjumlah 400, pantai molek berpasir putih, hingga peninggalan budaya dari berbagai zaman juga bisa ditemui. (*)

Continue Reading

Nasional

Pengamat Ingatkan Potensi Pergerakan Organisasi Dan Terorisme Di Indonesia Pimpinan Isis Tewas

Avatar

Published

on

Pasca tewasnyapimpinan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakr al Baghdadi, ancaman terorisme di Indonesia diprediksi makin serius. Pengamatintelijen dan terorisme Stanislaus Riyanta menilai, tewasnya pimpinan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)AbuBakral Baghdadi, berpotensi membangkitkanAlqaedadi Indonesia. MenurutStanislaus Riyanta, anggotaAlqaedadi Indonesia yang lebih dikenal dengan organisasi Jamaah Islamiyah (JI), cenderung menjadi sel tidur selamaISIS menujukkan eksistensi di Timur Tengah.

Pasca terdesaknya ISIS di Timur Tengah, Stanislaus mengatakan JI terlihat kembali menggeliat. Hal itu terbukti dengan tertangkapnya anggota JI di Gresik pada Mei 2019. Selain itu juga terjadi penangkapan tokoh penting JI di Indonesia yang sudah buron sejak 2003, Para Wijayanto, yang merupakan aktor penting dalam aksi aksi teror di Indonesia seperti Bom Bali.

"Saat ini JI diketahui melakukan konsilidasi organisasi." Ia melihat keberadaan JI yang mempunyai tujuan untuk membentuk kekhalifahan di Indonesia, masih cukup kuat. JI dinilai mampu berkonsilidasi dengan memanfaatkan momentum di saat pemerintah sedang menangani eksistensi kelompok ISIS.

Di sisi lain, Stanislaus meyakini kematian al Baghdadi dan terpuruknyaISISdi Timur Tengah, akan mendorong gerakan lain seperti arus balikISISke Indonesia. Dan, munculnya kelompok JI yang berafiliasi denganAlqaeda. "Gerakan gerakan ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk memberantas terorisme."

"Gerakan dari kelompok radikal pasca kematian Abu Bakar al Baghdadi tersebut akan menunjukkan pola atau arah tertentu yang bisa dideteksi dan dicegah sejak dini," tuturnya. Apabila momentum ini tidak dimanfaatkan oleh pemerintah, katanya, maka bisa direbut oleh kelompok radikal yang berafiliasi dengan gerakan teroris transnasional. "Aksi oleh kombatan ISIS hasil arus balik dari Suriah yang didukung oleh simpatisannya di Indonesia yang tergabung di JAD, tentu tidak bisa disepelekan."

"Apalagi jika konsolidasi kelompok Jamaah Islamiyah berhasil dilakukan dan beraksi kembali." "Pasca kematian Abu Bakar al Baghdadi, ancaman terorisme di Indonesia justru lebih serius," ucapnya. Sementara,Mabes Polri masih berusaha mengonfirmasi kebenaran tewasnya Abu Bakar al Baghdadi ke FBI.

Menurut Dedi Prasetyo, apabila berita tewasnya al Baghdadi benar adanya, maka akan mengurangi kekuatan struktur di tubuhISIS. Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu juga menuturkan, pihaknya bersama stakeholder terkait akan mengantisipasi pergerakan sel tudur di Tanah Air. "Sudah jauh berkurang kekuatan terstrukturnya (apabila benar tewas)."

"Namun Polri dan stakeholder terkait tetap mengantisipasi sleeping sleeping cell atau secara perseorangan yang terpapar oleh paham radikalISIS," terangnya. Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi pimpinan Negara Islam Irak Suriah (ISIS) Abu Bakar al Baghdadi tewas setelah meledakkan rompi bom bunuh diri. Menurut Trump, aksi itu dilakukan ketika al Baghdadi digerebek pasukan elite AS di sebuah desa di Suriah, Sabtu.

"Dia tewas setelah berlari ke jalan buntu, merintih, menangis dan menjerit sepanjang jalan," kata Trump dalam keterangan pers di Gedung Putih, Minggu (27/10/2019). Menurutnya, al Baghdadi yang dikenal kejam itu menghabiskan saat saat terakhirnya dalam ketakutan total, sangat panik, dan ketakutan. Trump menambahkan, pasukan khusus AS melakukan serangan malam hari yang berani dan berhasil menyelesaikan misi mereka.

Tidak ada tentara AS yang terbunuh, tetapi sejumlah pengikut al Baghdadi ikut tewas bersama pemimpinnya. Presiden Trump mengaku tidak memberi tahu semua anggota Kongres AS tentang operasi militer terhadap al Baghdadi. "Kami hanya memberi tahu beberapa orang," ucapnya.

Alasannya, sering terjadi kebocoran informasi rahasia di AS. "Tidak ada negara di dunia yang mengalami bocor informasi seperti kita," ucapnya. Trump tidak ingin pasukan AS yang melakukan penyergapan disambut oleh anak buah al Baghdadi hanya karena terjadi kecocoran informasi.

"Kebocoran bisa menyebabkan kematian mereka semua," cetusnya. Trump mengungkapkan, al Baghdadi telah dipantau selama beberapa minggu. Ada dua atau tiga misi terpaksa dibatalkan sampai akhirnya tim terakhir berhasil menewaskan sasaran.

Trump mengaku menyaksikan operasi rahasia itu di Situation Room Gedung Putih, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. "Itu adalah misi yang sangat berbahaya," jelasnya. Trump berterima kasih kepada Rusia, Turki, Suriah, Irak, dan Kurdi Suriah, karena membantu operasi tersebut.

Dia mengatakan, Kurdi Suriah memberi informasi bermanfaat bagi AS. "Pasukan operasi khusus AS mengeksekusi serangan malam yang berbahaya dan berani di barat laut Suriah." "Personel AS luar biasa. Aku harus banyak menontonnya. Tidak ada personel yang hilang dalam operasi itu."

"Sedang sejumlah besar kawan Baghdadi terbunuh bersamanya," terang Trump. Menurut Trump, ledakan rompi bunuh diri juga menewaskan tiga anak al Baghdadi. "Sebanyak sebelas anak muda dipindahkan dari rumah dan tidak terluka."

"Satu satunya yang tersisa adalah Baghdadi di dalam terowongan." "Ia menyeret tiga anaknya yang masih kecil bersamanya," beber Trump. Ketika mencapai sebuah terowongan, ternyata jalan yang dialui al Baghdadi itu ternyata buntu.

"Dia menarik rompinya, membunuh dirinya sendiri dan ketiga anak itu. Tubuhnya dimutilasi oleh ledakan itu," urai Trump. Al Baghdadi diperkirakan lahir di Samarra, utara Baghdad, Irak, pada 1971. Sejumlah laporan menyebutkan ia adalah ulama yang aktif di masjid di Samarra ketika koalisi pimpinan AS melancarkan invasi pada 2003.

Ada yang mengatakan ia aktif di dalam gerakan Islam militan, ketika Saddam Hussein berkuasa. Informasi lain menyebutkan, ia mengadopsi paham radikal saat ditahan di Kamp Bucca, fasilitas penahanan AS di Irak selatan yang banyak dihuni oleh komandan komandanAlqaeda. Ia adalah pemimpin kelompok di tubuhAlqaedayang kemudian berubah nama menjadiISISpada 2010.

Pada Oktober 2011, Washington menyatakannya sebagai teroris. AS lalu menawarkan hadiah 25 juta dolar AS bagi siapa pun yang bisa menyediakan informasi yang berujung pada kematian atau penangkapan al Baghdadi.

Continue Reading

Trending