Connect with us

Superskor

Juergen Klopp Akan Saksikan Chelsea vs Manchester City Bukan buat Rayakan Liverpool Juara

Avatar

Published

on

Liverpooltinggal selangkah lagi menuju juara usai mengalahkanCrystal Palacedi stadion Anfield dengan skor 4 0, Kamis (25/6/2020) dini hari WIB. Liverpoolberhasil mengamankan tiga poin saat menjamuCrystal Palacedalam laga pekan ke 30Liga Inggris2019 2020. The Reds berhasil mencetak empat gol tanpa balas dalam laga tersebut.

Gol golLiverpoolmasing masing dicetak olehTrent Alexander Arnold,Mohamed Salah,Fabinho, danSadio Mane. Hasil tersebut membuat anak asuhJuergen Kloppberhasil memperlebar jarak denganManchester Citymenjadi 23 poin. Tinggal selangkah lagi, Liverpool akan merengkuh gelar juara pertama mereka sejak 30 tahun lalu.

Hal tersebut bisa saja terjadi jika Manchester City gagal mengalahkan Chelsea di stadion Stamford Bridge, Jumat (26/6/2020) dini hari WIB. Dengan demikian, Liverpool bisa langsung merayakan gelar juara Liga Inggris tanpa memainkan pertandingan. Akan tetapi, Klopp mengaku bahwa dirinya tidak berharap banyak hal itu terjadi.

Pelatih asal Jerman itu mengaku ingin menonton pertandingan The Citizens kontra The Blues bukan untuk merayakan gelar juara. Klopp menyaksikan laga tersebut untuk mempersiapkan dua laga mendatang ketika mereka berhadapan dengan Manchester City dan Chelsea. "Saya menonton pertandingan besok malam bukan untuk mempersiapkan perayaan," ujar Klopp seperti dilansir BolaSport.com dari Sportskeeda.

"Saya menonton pertandingan karena kami bermain melawan City seminggu kemudian jadi saya harus menontonnya." "Dan terutama melawan Chelsea, yang kami mainkan juga, jadi pertandingan ini adalah pertandingan yang sangat penting untuk ditonton karena banyak alasan." "Apa pun yang terjadi besok malam, kami tidak punya pengaruh sehingga jujur saya tidak terlalu tertarik."

"Tapi saya yakin bagaimana pun juga pertandingan melawan Man City minggu depan harus ditonton oleh setiap penggemar sepak di planet ini karena segalanya akan diputuskan atau tidak di pertandingan itu." "Dua tim hebat saling berhadapan satu sama lain dan jujur akan sangat menarik," kata Klopp melanjutkan. Liverpoolakan bertandang ke stadion Etihad, kandangManchester City, pada Kamis (2/7/2020) mendatang waktu setempat.

Superskor

Barcelona Belum Patah Semangat buat capai Gelar Liga Spanyol kata Gerard Pique

Avatar

Published

on

BekBarcelona,Gerard Pique menegaskan bahwa timnya belum menyerah mengejar gelar juaraLiga Spanyolmusim 2019 2020 meski peluangnya tersendat. Barcelonayang saat ini tengah bersaing denganReal Madridmemperebutkan gelarLiga Spanyolmalah membuang buang kesempatan ketika bertandang ke markas Celta Vigo, Sabtu (27/8/2020) malam. Pada pertandingan itu, Barca hanya mampu bermain imbang dengan skor 2 2.

Dua gol Azulgrana dicetak oleh Luis Suarez di menit ke 27 dan 67'. Adapun Celta Vigo mencatatkan golnya lewat Fyodor Smolov (50') dan Iago Aspas (88'). Hasil itu membuat Barca pulang dengan satu poin saja.

Pasukan Quique Setien tetap memimpinatas Real Madrid di pucuk klasemen dengan keunggulan satu poin. Namun,Madrid masih memiliki satu pertandingan tersisa yang bakal mereka mainkan pada Senin (29/6/2020) dini hari ini. Lawan Los Blancos adalah tim juru kunci Liga Spanyol, Espanyol.

Apabila Madrid memetik kemenangan di laga itu, maka pasukan Zinedine Zidane bakal terpaut unggul dua poin dari Barca. Jika Madrid meraih hasil sama seperti Barca, klub ibu kota Spanyol tetap akan menggusur klub asal Catalunya itu dari pucuk klasemen. Hal itu lantaran Madrid unggulhead to headatas Barca di musim ini.

Walau peluang Barca terganggu setelah meraih hasil imbang melawan Celta Vigo,Gerard Piquemengaku masih belum menyerah. Pique menegaskan bahwa timnya bakal berjuang hingga pekan terakhir demi mendapatkan trofi tertinggi di Negeri Matador itu. "Ingat satu hal, kami adalah Barca dan itu belum berakhir," kata Pique, Senin (29/8/2020).

"Berjuang sampai akhir adalah bagian dari DNA kami," tutur pemain timnas Spanyol itu.

Continue Reading

Superskor

Pemain Timnas Indonesia U-19 Diminta Tak Ikut Campur Kisruh Shin Tae-yong dengan PSSI

Avatar

Published

on

Pelatih senior Indonesia, Bambang Nurdiansyah berharap kepada seluruh pemain Timnas Indonesia U 19 tidak terpengaruh dengan konflik yang terjadi di interal PSSI. Sebelumnya, publik sepak bola di Indonesia dihebohkan dengan kisruh yang terjadi antara manajer pelatih Shin Tae yong dengan PSSI, serta Direktur Teknik, Indra Sjafri. Adanya permasalahan yang menimpa Shin Tae yong dengan PSSI diharapkan tidak berimbas kepada persiapan Timnas Indonesia U 19.

Saat ini, Timnas U 19 memang sedang melakukan persiapan untuk berlaga di Piala Asia U 19 2020 di Uzbekistan dan Piala Dunia U 20 2021 di Indonesia. Pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu turut mengarsiteki dan memantau secara langsung persiapan skuat Garuda Muda. Banur, sapaan Bambang Nurdiansyah, berharap permasalahan yang ada di tubuh PSSI tidak membuat para pemain kehilangan konsentrasi.

"Untuk masalah konflik ini saya rasa mereka pemain profesional dan ini bukan ranah mereka. Saya harap mereka bisa tetap fokus untuk menjalani persiapan di timnas ini," kata Bambang Nurdiansyah. Pelatih berusia 59 tahun itu menerangkan, para pemain Timnas U 19 harus fokus ke tujuan utama berlaga di dua kejuaraan bergengsi yang akan dihadapi. Terlebih, ajang bergengsi Piala Dunia U 20 2021 menjadi kesempatan berharga bagi para pemain muda di Indonesia berlaga di level internasional.

"Selain itu mereka akan menghadapi event yang besar yaitu Piala Dunia U 20 dan belum tentu 10 tahun lagi mereka bisa dapat kesempatan ini. Jadi saya ingin pemain pemain ini bisa tetap menjaga fokusnya," pungkasnya.

Continue Reading

Superskor

Dia Masih Bingung. . . . Kenapa Aksi Paul Pogba di Man United Tak Seimpresif Waktu di Juventus

Avatar

Published

on

Meski diakui punya kualitas mumpuni, Paul Pogba masih dianggap belum tune in di Manchester United. Perannya di Man United dinilai masih biasa saja, kontribusinya bagi tim juga tak terlalu menonjol. Soal itu kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel, memiliki analisis.

Schmeichel mengungkap salah satu faktor Paul Pogba gagal memenuhi ekspektasi tampil impresif di Premier League, kasta teratas Liga Inggris. Dalam empat tahun terakhir, Paul Pogba dianggap masih belum menampilkan yang terbaik untuk Manchester United layaknya beberapa tim yang pernah ia bela sebelumnya. Bahkan untuk musim ini, Manchester United baru menurunkan Paul Pogba sebanyak delapan pertandingan.

Dari delapan pertandingan yang dilakoni, Pria berpaspor Perancis itu belum pernah menjebol gawang lawan. Kurangnya jatah bermain Paul Pogba pada musim ini sebenarnya disebabkan badai cedera yang ia derita di pertengahan musim Liga Inggris. Namun, Paul Pogba lebih banyak diisukan mulai tak satu visi dengan jajaran petinggi Manchester United sehingga sengaja untuk tampil buruk bersama klub.

Di tengah isu soal penampilan Pauu Pogba, Peter Schmeichel punya pendapat lain. Ia punya analisis pribadi mengenai anjloknya penampilan Pogba bersama Man United. Menurut dia, pemain berusia 27 tahun itu kehilangan jati diri mengenai posisi ideal yang bisa membuatnya bersinar seperti saat membela Juventus.

"Kualitas Paul Pogba sudah tidak perlu Anda perdebatkan lagi," ucap Schmeichel seperti BolaSport kutip dari Metro, Rabu (17/6/2020). "Jelas Pogba adalah pemain yang memiliki kualitas, tetapi semua orang masih bingung tentang posisi ideal yang harus ditempatinya," kata kiper legendaris Setan Merah itu. Peter Schmeichel pun mengungkapkan ada satu peran yang pas untuk dimainkan Paul Pogba ketika kembali membela Man United.

"Saya dapat melihat Paul Pogba menjalani peran sebagai pemain dengan nomor punggung 10 karena posisi itu cocok dengannya," ujar Schmeichel. "Saya pikir Pogba lebih baik mengurangi permainan defensifnya dan lebih sedikit bertanggung jawab dalam membangun permainan tim," katanya. "Menurut saya, Pogba sangat cocok ketika bermain lebih menyerang dan saya tahu orang orang hanya fokus pada umpan jarak jauhnya yang fantastis," ucapnya.

"Namun, saya jauh lebih kagum pada kecerdasannya saat memberikan umpan pendek dan menempatkan pemain lain ke posisi yang tepat," tutur pria asal Denmark itu.

Continue Reading

Trending