Connect with us

Otomotif

Juara Best of The Best Suryanation Motorland Battle 2019 Seri 5 Surabaya Lutfi Ardika

Avatar

Published

on

Lutfi Ardika J tampil sebagai juara best of the best Surabaya di ajang kontes modifikasi akbar motor custom Suryanation Motorland Battle 2019 seri 5 yang berlangsung di Makodam V Brawijaya, Sabtu (19/10/2019) malam. Tim juri yang terdiri dari 2 juri Indonesia masing masing juri 1 Veroland dan juri 2 Dodi Irhas serta satu juri tamu internasional dari Inggris, Pete Pearson, menobatkan Lutfi sebagai best of the best Surabaya lewat motor custom S7S Panhead tahun 2018 miliknya. Motor dengan nomor peserta 023 ini digarap di workshiop Queenlekha Chopper.

Kemudian di kategori Classic Bike, tampil sebagai the best adalah motor dengan nomor peserta 033 milik Linggah Prasetiawan, dengan basis Honda CB 450 K5 tahun 1973 garapan Maxwax Garage. Kemudian di kategori American V Twin, tampil sebagai the best atau juara 1 nya adalah motor nomor peserta 052 atas nama Yazzed dengan basis Harley Davidson Road King tahun 2006 garapan Monochrome Performance. Di kategori Best Painting, pemenangnya adalah motor milik Lutfi Ardika J dengan nomor peserta 023 menggunakan basis S7S Panhead tahun 2018 garapan workshop Queenlekha Chopper.

Di kategori Mini Bike, tampil sebagai yang terbaik adalah motor milik Dido nomor peserta 117 berbasis Honda GL Max 1984 garapan B'Des Custom. Lalu di kelas Classic Scooter dipilih 3 juara 1,2 dan 3. Tampil sebagai juara 1 adalah motor milik Gigih Ekkyuaddtya dengan basis Vespa 1973 garapan Ipunk Garage. Juara 2 juga dibawa pulang Gigih Ekkyuaddtya dengan basis Lambretta 1962 garapan Ipunk Garage. Sementara, juara 3 adalah Rizky Rahman, dengan Vespa Excel 150 tahun 1994 garapan workshop Saichu.

Di Kelas Utama, dipilih 3 juara 1, 2 dan 3. Masing masing juara 1 jatuh kepda motor Vespa Piaggio Sprint milik Surya Hidayat nomor peserta 026 garapan Vespabox Indonesia. Juara 2 motor Honda Vario Techno 110 tahun 2011 milik peserta atas nama Anggara dengan nomor 028 garapan workshop Jomeg, Jombang. Lalu juara 3 di kategori utama ini adalah motor nomor 020 milik Arif Dwi Susanto, dengan basis Yamaha NMAX 2018 garapan Motoban.

Di kelas Street Cub atau Choppy Cub di bawah 250 cc tampil sebagai juara 1 motor nomor 113 milik Hasan Law garapan Law Custom dengan basis Honda C100 tahun 1989, juara 2 motor nomor 091 milik Mochamad Fiqhi Wahyu berbasis Honda C86 tahun 1984 garapan Ambon Custom. Juara 3 kategori ini adalah motor nomor 105 milik Dana Prasetya berbasis bebek Honda Astrea 700 1981 garapan GDZH Custom Cycle. Kelas Cafe Racer di bawah 250 cc menobatkan motor nomor 121 milik Mardinsyah Ridy sebagai juara 1 dengan basis Honda GL200 tahun 2002 garapan Minority Custom Motorcycle.

Juara 2 di kelas ini jatuh pada motor nomor 001 milik Endro Sunarwanto dengan Honda CB150R tahun 2013 garapan duet Endro Sunarwanto sendiri bersama Erwanda Dewa. Juara 3 kategori ini dibawa pulang motor nomor 130 milik RY Jeff Isbell Novanka berbasis Suzuki Thunder 250 tahun 1998 garapan 69nerakatau Inc. Di kelas Chopper/Bobber di bawah 250 cc, juara 1 dimenangi Onny Widiyayana nomor peserta 100 Kawasaki Binter Merzy tahun 1983 garapan Three Monkeys Engineering.

Juara 2 kategori ini disandang motor nomor 103 milik Bekti, garapan Choppercycle Artsport berbasis Kawasaki KZ200 tahun 1980. Juara 3 diberikan kepada motor nomor 064 atas nama Roy Iriawan, dengan platform Kawasaki Merzy 1981 garapan Roy's Garage. Kelas Scrambler/Tracker di bawah 250 cc menobatkan 3 juara. Yakni, juara 1 motor nomor 104 Honda GL Pro 160 tahun 2003 atas nama Iwan garapan Welder Custom.

Juara 2 dipegang motor nomor 106 milik Dana Prasetya berbasis Kawasaki Ninja 250R tahun 2009 garapan GZDH Custom Cycle. Juara 3 jatuh pada motor nomor 060 atas nama Sochiful Isa, Honda Tiger 2010 garapan workshop LGCM. Kelas Sport Free for All di bawah 250 cc hanya menobatkan satu pemenang yakni motor nomor 081 atas nama Adi Nurcahyo, Kawasaki W175 tahun 2018 garapan RCG. Sementara kelas Chopper/Bobber di atas 250 cc dipilih 3 juara, masing masing juara 1 motor nomor 023 atas nama Lutfi Ardika J, S7S Panhead tahun 2018 garapan Queenlekha Chopper.

Juara 2 dibawa pulang motor nomor 085 milik Wilyam Septa Hasuwa berbasis Triumph T140 tahun 980 garapan Kwen15 Chopper. Juara 3 diberikan kepada motor nomor 019 atas nama Agustinus Arie Sulistyo, Yamaha XS650 tahun 1975 garapan Suryamotowork. Lalu kelas Scrambler/Tracker di atas 250 CC juga menobatkan 3 juara. Masing masing motor nomor 082 milik Agung Teplok berbasis Triumph T120 R tahun 1970 garapan Arsnich Garage 67. Juara 2 jatuh pada motor nomor peserta 039 atas nama Muhammad Robbi, Harley Davidson Dyna tahun 2002 garapan Robot Motorwork.

Juara 3 jatuh pada motor nomor peserta 073 atas nama Hendra Cahyono, Honda CB600 tahun 2002 garapan Papnamam Modified. Terakhir, di kelas Free for All, tampil sebagai juara pertama, motor nomor 078 milik Arif Nurdiansyah, Honda Beat tahun 2015 garapan Alpha Siera Custom. Juara 2 nya adalah motor nomor 088 milik Wory Ransindustrianto, Honda Revo 100cc tahun 2002 garapan House of Chopper (HOC) Malang dan juara 3 kembali dimenangi Wory Ransindustrianto dengan motor Honda CS1 tahun 2008 garapan House of Chopper (HOC) Malang.

Suryanation Motorland Battle 2019 Surabaya mengangkat tema baru “Inspiration In Action” untuk menghadirkan inspirasi dan juga memancing aksi dari para pecinta dunia custom dan roda dua. Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee mengatakan, kota Surabaya dipilih sebagai satu dari 5 kota tuan rumah rangkaian Suryanation Motorland Battle 2019 karena antusiasme para pecinta custom roda dua di kota ini sangat tinggi. Surabaya juga menjadi tempat lahirnya banyak juara di berbagai kategori pada setiap seri penyelenggaraan di tahun tahun sebelumnya sekaligus menjadi kota tuan rumah penentuan The Greatest Bike Suryanation Motorland.

Suryanation Motorland Battle 2019 seri 5 Surabaya juga dimeriahkan oleh sejumlah exhibitor sepert Tigrehood, Von Dutch dan juga booth dari Royal Enfield, Kawasaki dan Ducati. Band Noah Band dengan vokalis Ariel dan The Hydrant tampil dengan konser mereka dan dipadati ribuan penonton. Suryanation Motorland Battle 2019 hari kedua, Sabtu kemarin diawali dengan Suryanation Ride bersama ratusan riders dari berbagai motor dan komunitas di kota Surabaya dan kota kota sekitar dengan leader Bucek Depp dan Ucup Lawless.

Rangkaian gelaran Suryanation Motorland 2019 ditutup dengan Suryanation Motorland Show Off yang akan menampilkan semua juaraThe Best Region dari setiap kota penyelenggaraan yang terdiri dari total 5 kota, nanti di Jakarta pada bulan November 2019.

Otomotif

Tren Baru Motor Matik Dengan 3 Konsep Berbeda Harga Dan Spesifikasi Honda Genio

Avatar

Published

on

Astra Honda Motor (AHM) telah meluncurkan motor matik terbaru bernama Honda Genio dengan harga terjangkau, sekitar Rp 17 juta. Ada tiga konsep yang membuat Honda Genio berbeda. Desainnya casual dan fashionable sesuai tren generasi muda saat ini.

Ukuran bodi yang compact , cocok untuk pria maupun wanita serta kondisi jalan yang padat. “Performa serta ragam fiturnya lengkap sesuai yang diharapkan konsumen. Semua itu dibungkus dengan harga yang terjangkau,”President Director AHM Toshiyuki Inuma, dilansir hondacengkareng.com . Tren baru motor ini datang bagi generasi muda dengan modelnya yang casual dan fashionable .

Hal tersebut menjadi identitas dan tren baru dalam berekspresi agar lebihstylish dan enerjik. Tentunya dengan tetap mempertimbangkan performa, bodi compact , kelincahan dan kenyamanan berkendara, serta konsumsi bahan bakar yang efisien. Dilansir hondacengkareng.com , penggunaanteknologi frame (rangka) baru eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) diimplementasikan pertama di Indonesia.

Sehingga Honda Genio lebih ringan, lincah dan nyaman dikendarai. Tipe Honda Genio ada dua, yaitu Genio CBS dan GenioCBS ISS. 1. Power Charger in 14 L U Box, kapasitas U box besar (14L) memuat lebih banyak barang dan dilengkapi dengan power charger untuk mengisi daya gadget.

2. LED Headlightdengan sentuhan modern dan dimensi compact , memberikan penerangan yang maksimum saat berkendara di segala kondisi. 3. Digital Panelmeter with Eco Indicator, lebih informatif dan akurat dengan speedmeter , odometer , fuel meter, eco indicator dan logo genio yang menyala. 4. Inner Rack , rak depan fungsional dapat digunakan untuk membawa barang kecil seperti botol air mineral.

5. Secure Key Shutter with Seat Opener , lebih aman (mengurangi risiko pencurian) dan kemudahan membuka U Box hanya dengan menekan tombol. 6. Bigger fuel tank (4,2 L), ukuran tangki lebih besar berkapasitas 4,2 L dan dapat menempuh jarak lebih jauh. 7. Wider Step Floor ,Lebih nyaman berkendara dengan pijakan kaki yang lebih luas.

1. Smart White Blue, Rp. 17,256,000 2. Smart Red, Rp. 17,256,000 3. Smart Black, Rp. 17,256,000

4. Smart Black Red, Rp. 17,256,000 5. Smart Silver, Rp. 17,256,000 1. Trendy Black Red, Rp. 17,756,000

2. Trendy White Blue, Rp. 17,756,000 3. Trendy White Red, Rp. 17,756,000 4. Trendy White, Rp. 17,756,000

5. Trendy Black, Rp. 17,756,000 6. Fabulous Matte Black, Rp. 17,756,000 Aksesoris Resmi Honda Genio terdiri daridelapan item.

Aksesoris tersebut, di antaranya seat cover, garnish air cleaner, garnish muffler, rubber step floor, visor, garnish panel meter, sticker wheel dan sticker winker . Sedangkan apparel resmi Honda Genio, terdiri dari f abulous navy t Shirt, fabulous crack t Shirt, fabulous bomber jacket dan Honda fabulous helmet . Inilah amunisi terbaru Honda di segmen skutik entry level.

Berawal dari IMOS 2018, mereka menampilkan konsep bernama Project G. (*)

Continue Reading

Otomotif

Motor Retro Baru Dari Benelli Buat Pasar India Harga Dan Spesifikasi Benelli Imperial 400

Avatar

Published

on

Benelli perkenalkan motor bergaya retro yang dibekali mesin 'jumbo' harga merakyat namun untuk pasar India. Bernama Benelli Imperial 400, motor retro Benelli ini memiliki kapasitas mesin 373,5 cc sob. Dengan mesin tersebut Imperial 400 bisa menghasilkan tenaga mencapai 21 dk di 5.500 rpm dan torsi 29 Nm di 4.500 rpm.

Harganya bisa dibilang merakyat, karena motor retro Benelli ini dibanderol 169 ribu Rupee atau Rp 33,5 jutaan dengan kurs 1 Rupee = Rp 198,41(untuk pasar India). Motor ini menjadi bukti keseriusan Benelli dalam menggarap motor beraliran retro atau klasik. Pindah ke sisi desain Benelli Imperial 400, mengambil konsep yang sama dengan Motobi, pabrikan asal Italia yang diambil alih oleh Benelli.

Dengan dipasangkannya lampu utama dan lampu sein bulat, menempel pada Benelli Imperial 400 menambah nuansa klasik yang sangat kuat. Kemudiaan desain kursi jok yang memisah, dan knalpot model peashooter dengan diberi finishing krom. Untuk suspensi belakang menggunakan dual shockbreaker, untuk meredam guncangan yang lebih baik serta mengingatkan kita pada motor klasik.

Sedangkan untuk urusan suspensi depan menggunakan model teleskopik, dengan pelek jari jari ring depan 19 dan ring belakang 18. Kaliper sendiri pakai 2 piston dan sudah mengadopsi sistem ABS dual channel, wah canggih nih. Sementara ukuran piringan cakram yang disematkan pada roda roda, didepan 300 mm dan dibelakang 240 mm.

Lalu sektor dapur pacu sudah mengadopsi sistem bahan bakar injeksi dan pastinya bakal irit. Untuk pilihan warna, Benelli Imperial 400 ini memiliki tiga pilihan warna, mulai dari warna merah, warna perak dan warna hitam. Konsumen sendiri bisa menyesuaikan dengan selera dan preferensi masing masing.

Berikut pilihan warnanya, simak di bawah ini:

Continue Reading

Otomotif

Mitsubishi Belum Tertarik Pasarkan Kendaraan 100 Persen Listrik di Indonesia

Avatar

Published

on

PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyatakan belum tertarik memasarkan kendaraan yang 100 persen bertenaga listrik di Indonesia seperti inisiatif yang segera dilakukan pabrikan otomotif China di sini. Mitsubishi menyatakan tetap fokus memasarkan kendaraan berteknologi Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) karena dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan pasar lokal. Director Of Sales and Marketing Division PT MMKSI, Irwan Kuncoro mengatakan, Mitsubishi tidak akan meluncurkan mobil full electric untuk market Indonesia.

"Kami fokuskan PHEV, karena dengan kondisi Indonesia saat ini. Kendaraan plug in dan hybrid sangatlah ideal," kata Irwan Kuncoro di gelaran Jakarta Langit Biru di Senayan, Jakarta, Minggu (27/10/2019). Ia menyebutkan, kondisi infrastruktur Indonesia saat ini belum menyediakan fasilitas charging station pada setiap ruas jalan. Hal ini menjadi salah satu alasan Mitsubishi belum tertarik meluncurkan mobil full electric saat ini.

"Dengan mobil teknologi PHEV tidak perlu khawatir apabila kehabisan baterai di jalan, dan jauh dari charging station. Karena dengan teknologi PHEV mesin bensin bisa mengisi baterai," kata dia. Di gelaran Jakarta Langit Birudi kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Minggu (27/10/2019), MMKSI memajang Mitsubishi Outlander PHEV yang sebelumnya resmi diluncurkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Irwan mengatakan, Outlander PHEV sudah dipesan sebanyak 50 unit dan akan dikirimkan kepada pelanggan pada bulan November 2019.

Irwan juga mengungkapkan, seiringan dengan pengiriman Outlander PHEV kepada pelanggan, Mitsubishi akan menyediakan fasilitas charging station di dealer, dan beberapa fasilitas umum seperti pusat pemberlanjaan, ataupun pom bensin. Mitsubishi Outlander Phev saat ini dibanderol Rp 1,2 miliar dengan pilihan dua varian warna Ruby Black dan Silky White. Irwan menyatakan, harga Outlander ini berpotensi akan turun dengan adanya pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk kendaraan listrik yang akan berlaku dua tahun lagi.

Continue Reading

Trending