Connect with us

Bisnis

Garudafood Ajak Mitra Binaan untuk Tanamkan Semangat Kewirausahaan

Avatar

Published

on

PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) memberikan apresiasi kepada Komunitas Bank Sampah Melati Bersih (BSMB) Anggrek sebagai Pemenang Program Kampung Wirausaha Chocolatos 2019 di Kantor Pusat Garudafood, Jakarta, Senin (1/4/2019). Acara ini dihadiri Paulus Tedjosutikno (Director & Corporate Secretary PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk), Ferry Haryanto (Marketing Director PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk), Dian Astriana (Head of Corporate Communication PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk) dan Yudi Bestira (Distribution Development Head PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk) serta puluhan komunitas ibu ibu mitra binaan Garudafood Sehati. Selain acara simbolis pengumuman pemenang Program Kampung Wirausaha Chocolatos, juga digelar kegiatan kelas memasak olahan produk chocolatos dengan mengundang Chef Rahmat dan Bazaar variasi produk olahan Chocolatos yang dibuat oleh mitra binaan Garudafood Sehati yang dapat dibeli oleh karyawan dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan Garudafood Sehati atas prestasi komunitas yang telah mengikuti program selama satu tahun sejak Maret 2018 hingga Februari 2019, yang melibatkan puluhan komunitas ibu ibu di area Kabupaten dan Kota Bogor. Program ini bertujuan untuk membantu menemukenali potensi yang ada dalam masyarakat, menjalin relasi dengan komunitas, membuka peluang usaha, menanamkan semangat kewirausahaan serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih produktif. Dian Astriana, Head of Corporate Communication PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk mengatakan pihaknya ingin turut berkontribusi mengembangkan semangat kewirausahaan kaum perempuan di Indonesia khususnya ibu ibu rumah tangga melalui program Kampung Wirausaha Chocolatos.

"Kami berharap para mitra binaan juga mendapat inspirasi dan tambahan penghasilan untuk membantu perekonomian keluarga," ujar Dian dalam keterangannya. Dalam acara yang sama, Ferry Haryanto, Marketing Director PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk menambahkan di era sekarang ini kita harus bisa menciptakan peluang bisnis, cermat memanfaatkan waktu luang secara efektif serta mengembangkan kreativitas. "Kami senang melihat antusiasme dan kegigihan mereka yang begitu tinggi sekaligus mempromosikan chocolatos melalui variasi produk olahan yang mereka buat. Kami berharap kegiatan ini dapat melatih menumbuhkembangkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan melalui pengembangan kemampuan keterampilan bagi mitra binaan,” kata Ferry.

Endah Setyawati, salah satu anggota komunitas BSMB Anggrek pemenang Program Kampung Wirausaha Chocolatos mengatakan Garudafood sangat membantu dalam membuka wawasan dan ilmu baru mengenai pemasaran. Melalui pelatihan yang diberikan menjadi bekal bagi kami untuk mantap dan berani melihat peluang bisnis untuk menjadi wirausaha untuk menambah penghasilan. Produk Chocolatos selain mudah didapat dan disukai oleh banyak orang membuat kami semangat untuk terus berkreasi menciptakan variasi produk olahan dari chocolatas untuk dipasarkan. "Semoga program ini dapat terus berlanjut dan memberikan banyak manfaat bagi Ibu Ibu rumah tangga seperti kami,” ujar Endah.

Kriteria penilaian program ini meliputi strategi pemasaran produk, orisinilitas dan keunikan variasi produk olahan, kekompakan kelompok serta kelengkapan laporan keuangan. Selain memberikan modal awal, Garudafood Sehati memberikan berbagai macam pelatihan seperti pelatihan dasar dasar pemasaran, pengenalan produk hingga penulisan laporan keuangan sederhana. Selama kompetisi, Garudafood Sehati juga mengadakan focus group discussion sebagai sarana untuk sharing pengalaman dan tips yang dapat digunakan oleh peserta.

Program ini merupakan salah satu program Corporate Sosial Responsibility (CSR) GarudaFood Sehati yang fokus pada pilar pemberdayaan masyarakat.

Bisnis

wajib Ada Sinergi Antar Kementerian Bangun Daya Saing Produk UKM

Avatar

Published

on

Tantangan ekonomi Indonesia ke depan bakal semakin berat, sebagai dampak dari terjadinya perang dagang antara AS dan Cina. Tak pelak, pasar Indonesia akan terus dibanjiri aneka produk dari luar negeri. Oleh karena itu, Indonesia harus membangun UKM dengan strategi sinergi antar kementerian dan lembaga. Sehingga, produk UKM Indonesia berdaya saing dan bisa masuk pasar internasional. Hal itu dipaparkan Guru Besar UI Rhenald Kasali, usai menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jumat (25/10). "Kita perkuat daya saing produk UKM di pasar domestik, serta kita dorong agar kompetitif di pasar internasional", tandas Rhenald. Rhenald menyebutkan, di Kementerian BUMN sudah ada Rumah Kreatif Bersama, di Kementerian Desa sudah ada Bumdes dan Pekades. "Ini sudah ada produknya, sehingga kita tinggal perlu mendorong untuk bisa masuk ke pasar luar", ucap Rhenald.

Selain itu, lanjut Rhenald, Kementerian Pariwisata sudah membangun 10 destinasi baru, yang akan mampu mendatangkan banyak turis mancanegara. "Sayangnya, produk oleh oleh kita masih monoton. Ini yang harus disinergikan dengan plattform plattform yang ada", tukas Rhenald. Di sektor pertanian, Rhenald juga melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan. "Banyak produk peternak lokal yang sudah mampu menangkar burung burung langka tapi masih terhambat regulasi. Padahal, di negara maju, itu sudah menjadi komoditas perdagangan. Pokoknya, semuanya itu harus kita dorong masuk ke pasar global, di samping upaya memperkuat pasar domestik", jelas Rhenald. Namun, Rhenald mengakui, masih ada sejumlah produk yang regulasinya begitu mengekang, sehingga produk lokal tidak berdaya saing. "Kita harus bikin produk lokal mampu berdaya saing kuat", kata Rhenald.

Menurut Rhenald, Indonesia tidak bisa melakukan proteksi produk UKM dengan cara melarang produk negara lain masuk ke Indonesia. "Justru, tugas pemerintah yang harus membuat produk UKM lebih kompetitif, termasuk dari sisi harga. Karena, dari sisi kualitas, sudah banyak produk UKM kita yang bagus bagus", tegas Rhenald lagi. Rhenald optimis akan kepemimpinan Teten Masduki di Kemenkop dan UKM. "Pasalnya, Teten merupakan sosok yang berasal dari istana, yang tentunya akan lebih mudah melakukan sinergi dan kerjasama antar kementerian dan lembaga", pungkas Rhenald.

Continue Reading

Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp2.000 Jadi Rp756.000 per Gram

Avatar

Published

on

Logam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam)dijual seharga Rp756.000 per gram pada perdagangan Sabtu (19/10/2019). Harga ini turun Rp2.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya di Rp758.000 per gram. Sementara harga buyback atau pembelian kembali juga turun Rp2.000 per gram menjadi Rp678.000 per gram.

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Bawa NPWP untuk mendapatkan potongan pajak lebih rendah sebanyak 0,45 persen. Pecahan 1 gram Rp 756.000

Pecahan 2 gram Rp 1.461.000 Pecahan 3 gram Rp 2.170.000 Pecahan 5 gram Rp 3.600.000

Pecahan 10 gram Rp 7.135.000 Pecahan 25 gram Rp 17.730.000 Pecahan 50 gram Rp 35.385.000

Pecahan 100 gram Rp 70.700.000 Pecahan 250 gram Rp 174.750.000 Pecahan 500 gram Rp 352.800.000

Pecahan 1.000 gram Rp 705.600.000.

Continue Reading

Bisnis

11 Terluka Pesawat Emirates Berpenumpang 326 Orang Turbulensi di Atas Udara Singapura

Avatar

Published

on

Sebuah pesawat dari maskapai Emirates mengalami turbulensi saat terbang pada ketinggian 35.000 kaki di udara Singapura, Selasa (1/10/2019). Pesawat dengan nomor penerbangan EK 450 tersebut jurusan Dubai Denpasar Auckland (Selandia Baru) mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar pukul 15.07 Wita Turbulensi tersebut menyebabkan 11 penumpang pesawat terluka.

"Pesawat terkena clear air turbulence, mengakibatkan 11 orang penumpang mengalami luka," ujar Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim, saat dihubungi Selasa malam. Dari 11 penumpang, lima orang mendapatkan perawatan di Kantor Kesehatan Bandara (KKP). Sementara dua penumpang dilarikan ke Rumah Sakit BIMC, Kuta, Badung. Adapun empat sisanya alami luka ringan.

Pesawat tersebut hingga kini masih ada di Bali dan petugas melakukan pengecekan serta pembersihan di dalam pesawat. "Rencana diberangkatkan ke Dubai jam 14.30 Wita sesuai jadwal regulernya," ujar dia. Untuk diketahui, pesawat tersebut berpenumpang 326 orang. Identitas penumpang yang luka luka belum didata petugas.

"Kami belum monitor. Saat ini masih fokus penanganan korban dulu," kata Arie. Penulis : Kontributor Bali, Imam Rosidin

Continue Reading

Trending