Connect with us

Nasional

Fakta Menarik Sidang Pemeriksaan Ratna Sarumpaet: Motif Hingga Jawaban Soal Anak Boleh Bohong

Avatar

Published

on

Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan dirinya sebagai terdakwa. Ratna Sarumpaet menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019). Dalam pemeriksaan Ratna sarumpaet sebagai terdakwa sejumlah fakta baru terungkap.

Bahkan dalam sidang tersebut Ratna Sarumpaet sempat kena 'semprot' hakim karena keterangannya yang dianggap tidak konsisten. Bukan hanya itu, diakhir persidangan perkataan ratna sarumpaet pun sempat mengundang tawa orang orang yang berada di ruang sidang. Dikutip dari kompas.com, Ratna Sarumpaet mengaku kaget melihat hasil operasi plastik yang dijalaninya di Klinik Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Ratna Sarumpaet mengaku tidak bisa melihat wajahnya karena sejak dioperasi tanggal 21 September matanya ditutup. "Tanggal 23 saya bisa lihat (wajah). Saya kaget, tapi dokter mengatakan itu biasa. Saya berkaca jam 10 pagi," ujarnya saat bersidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019). Ratna mengatakan, hasil operasi tersebut akan berdampak berbeda beda untuk setiap orang.

Hal itu tersebut dikatakan dokter bedah plastik kepada Ratna usai menjalani operasi. "Sebenarnya sampai terakhir pun berhasil hanya dampak setelah operasi yang berbeda," ucapnya. Sesudah itu, Ratna pulang tanggal 24 dari karena ada janji bertemu dengan seseorang.

Ratna yang menyangka dengan efek operasi plastik itu akhirnya memilih berbohong kepada publik. Ia malu jika harus mengakui wajah lebamnya akibat operasi plastik. Dalam kurun waktu lima tahun, Ratna Sarumpaet mengaku sudah melakukan operasi wajah sebanyak empat kali.

Ratna Sarumpaet mengaku pertama kali melakukan operasi wajah ketika dirinya berusia 65 tahun. Diketahui saat ini Ratna Sarumpaet sudah berusia 70 tahun. "Yang terakhir itu yang keempat," ujar Ratna Sarumapet dalam persidangan.

Ketua Majelis Hakim, Joni, kemudian bertanya tentang jalannya keempat operasi wajah yang ia jalani. "Sebenarnya sampai yang terakhir pun berhasil, hanya dampak dari operasi itu yang berbeda beda," jawab Ratna. Khusus operasi terakhir, ia mengaku dampak yang ditimbulkan membuat proses penyembuhannya sedikit lebih lama.

"Kalau (operasi) pertama sampai ketiga cuma dua hari. Nah yang terakhit itu butuh empat hari," tutur Ratna. "Dokter selalu mengatakan dampak itu berbeda beda pada setiap orang tergantung kondisi. Pernyataan itu yang membuat saya tidak perlu komplain," katanya. Ratna sarumpaet mengaku menyebarkan foto wajahnya yang lebam kepada enam orang lewat aplikasi Whats App.

Enam orang itu di antaranya sopir pribadinya, Ahmad Rubangi, tersangka penipuan dana raja raja Papua yang menipunya, Deden, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal, intelektual publik Rocky Gerung, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, dan ajudan Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandiaga Djoko Santoso. Ratna mengirim foto yang diambilnya di rumah sakit Bina Estetika Menteng tersebut kepada keenamnya dalam waktu yang berbeda beda mulai dari tanggal 26 September sampai 30 September 2018. Ratna mengatakan, khusus kepada Fadli dan Rocky ia menyertakan tulisan kalau foto tersebut tidak boleh disebarluaskan.

"Not for public itu (tidak untuk umum), hanya ke Fadli dan Rocky karena mereka aktif di medsos," kata Ratna. Ratna Sarumpaet mengaku motifnya memberikan foto wajah tersebut kepada Said Iqbal, Fadli Zon, dan ajudan Djoko Santoso karena saat itu ia ingin dipertemukan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dengan Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet ingin membicarakan terkait dana Raja Raja Papua yang belakangan diketahui dana tersebut fiktif adanya.

"Karena mereka orang orang yang punya hubungan dengan orang yang saya ingin temui," kata Ratna Sarumpaet ketika ditanya Kordinator Jaksa Penuntut Umum, Daroe Tri Sadono. Ketua Majelis Hakim Joni menegur Ratna Sarumpaet ketika sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berlangsung, Selasa (14/5/2019). Joni menegur Ratna Sarumpaet karena ia menilai Ratna penuh dengan kebingungan ketika menjawab pertanyaannya terkait cerita bohong penganiayaan atas dirinya yang ia sebarkan ke sejumlah orang.

"Saya ingin saudara seperti dulu sebelum saya lihat di ruang sidang ini. Saya lihat saudara tegas, tapi kok di sini saya lihat saudara penuh kebingungan," kata Joni. Joni ingin Ratna dapat menjawab pertanyaannya dengan lebih lancar berdasarkan apa yang ia alami ketika itu. "Saya ingin itu (jawaban) tumbuh dari pikiran Saudara. Kalau Saudara yakin seperti itu ya sudah tidak apa. Jangan nanti Jaksa nanya beda dan kuasa hukum nanya beda. Yang penting saudara yang lebih tahu ceritanya. Makanya saya ingin saudara memberi keterangan dengan penuh keyakinan," katanya.

Setelah itu Ratna kemudian mulai bercerita tentamg cerita bohong terkait penganiayaan terhadap dirinya yang ia sebarkan ke sejumlah orang. "Saya bersama di airport bersama teman penulis. Mereka turun. Saya diseret oleh orang yang tidak dikenal. Dianiaya. Lalu ditinggalkan. Saya mencari kendaraan untuk cari tempat berobat," kata Ratna. "Ada lagi biar dapat gambaran utuh?" tanya Joni lagi.

"Dari klinik itu saya menuju rumah sakit di Jakarta," jawab Ratna "Itu saja?" tanya Joni lagi. "Ya," jawab Ratna.

"Yakin ceritanya seperti itu?" tanya Joni. "Ya mudah mudahan," jawab Ratna. "Jangan mudah mudahan. Makanya saya lihat saudara kadang seperti kebingungan. Saudara kan sutradaranya. Pekerjaan saudara kan sutradara," tegur Joni lagi.

Ratna Sarumpaet meminta maaf kepada Majelis Hakim karena ketika memberikan keterangan di Pengadilan dirinya kurang konsisten. Hal itu disampaikan Ratna Sarumpaet di penghujung persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019). "Saya minta maaf Yang Mulia bikin banyak tersendat karena saya kurang konsisten, di awal agak gagap," kata Ratna Sarumpaet.

Ia ingin agar dirinya yang merupakan tokoh publik dan aktivis tidak disamakan dengan pejabat publik yang tidak boleh bohong. Ia pun ingin agar pendapatnya tersebut dicatat. "Tapi saya ingin dicatat bahwa saya ini jangan disamakan pejabat publik dengan publik figur. Saya aktivis yang dikenal karena pekerjaannya," kata Ratna Sarumpaet.

Ketua Majelis Hakim, Joni, kemudian bertanya kepada Ratna Sarumpaet perihal siapa yang menyamakan dirinya dengan pejabat publik. "Tidak. Dicatat saja. Karena ini hubungannya dengan kesalahan. Pejabat publik tidak boleh salah, tidak boleh bohong," jawab Ratna. "Publik figur boleh bohong?" tanya Joni.

"Boleh," jawab Ratna. "Norma apa yang dipakai itu?" tanya Joni. "Norma yang dibilang sama ahli, itu orang boleh bohong. Tapi kalau dalam konteks pejabat kedudukannya melakukan kebohongan," kata Ratna.

"Anak boleh bohong?" tanya Joni lagi. "Boleh kita jewer nanti dia," kata Ratna. "Kan dijewer ada sanksinya itu?" tanya Joni kembali.

"Dijewer dengan sayang," jawab Ratna. "Tahu dia dijewer dengan sayang? Sini mamah jewer dengan sayang, begitu?" tanya Joni. "Kan habis dijewer dicium. Terima kasih Yang Mulia," jawab Ratna Sarumpaet yang kemudian disambut tawa sejumlah hadirin persidangan.

Joni pun menjawab bahwa pendapat itu adalah hak Ratna Sarumpaet. "Itu hak Saudara," jawab Joni.

Nasional

Apa Saja? Pelamar CPNS 2019 Wajib Unggah 5 Dokumen Penting Ini menuju Situs SSCASN

Avatar

Published

on

Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Rencananya, pendaftaran CPNS 2019 akan dibuka mulai Senin, 11 November 2019. Pada tahun 2019, Pemerintah membuka 152.286 formasi.

Rinciannya, Instansi Pusat sebanyak 37.425 formasi pada 68 kementerian dan lembaga serta Instansi Daerah sebanyak 114.861 formasi pada 462 Pemerintah Daerah. Hal ini tertuang dalam Pengumuman No: B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan para pelamar CPNS 2019, satu di antaranya dokumen.

Setidaknya, ada lima dokumen penting yang wajib disiapkan pelamar CPNS 2019. 1. Scan KTP asli 2. Foto

3. Swafoto 4. Ijazah dan transkrip nilai asli 5. Beberapa dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi

Kelima dokumen yang telah disiapkan ini, wajib diunggah para pelamar CPNS 2019 lewat portal SSCASN atau Sementara itu, mengutip dari siaran pers Badan Kepegawaian Negara (BKN), ada dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS 2019 ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus meliputi cumlaude, diaspora, dan disabilitas pada Instansi Pusat dan Daerah, serta formasi khusus putra putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis pada Instansi Pusat.

Untuk formasi jabatan yang dibuka adalah tenaga pendidikan, kesehatan, dosen, teknis fungsional, dan teknis lainnya. Tiga besar formasi pada penerimaan CPNS kali ini adalah guru (63.324 formasi), tenaga kesehatan (31.756 formasi), dan teknis fungsional (23.660 formasi). Pertama, pendaftaran rekrutmen CPNS 2019 dilakukan pada website SSCASN BKN yaitu di sscasn.bkn.go.id.

Kedua, satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda. Selain itu, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada rekrutmen CPNS 2019 menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Rencananya, SKD akan dilakukan pada Februari 2020 dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Maret 2020.

Pengumuman terkait syarat pendaftaran dan lainnya akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi masing masing. Selama masa pengumuman ini, instansi yang membuka formasi CPNS 2019 akan memublikasikan pengumuman resmi pada situs web dan media sosial masing masing. Sementara itu, Kepala BKN, Bima Haria Wibisana menjelaskan, pada tahun ini, pemerintah tidak membuka formasi tenaga administrasi.

Sebab, jumlahnya sudah hampir separuh dari total di Indonesia. "Saat ini, pemerintah fokus membuka formasi untuk jabatan yang dapat berkontribusi memberikan perubahan," ujar Bima dalam jumpa pers yang digelar bersamaan dengan peresmian UPT BKN Balikpapan, Senin (28/10/2019). Bima berharap, saat pendaftaran CPNS 2019 via daring alias online telah dibuka, masyarakat bisa terlebih dahulu membaca dan memahami segala ketentuan pendaftaran yang akan tertuang pada portal SSCASN.

"Jika ditemukan kesulitan, pelamar dapat mempelajari informasi yang tertuang pada kanal Frequently Asked Question (FAQ)," kata dia. Kanal ini akan menyediakan jawaban atas persoalan yang umumnya menjadi kendala pelamar. Bila pada kanal FAQ tidak dapat memberikan jawaban atas persoalan pendaftaran, BKN menyediakan kanal helpdesk daring dalam portal yang dapat dijadikan sebagai media pengaduan.

Dalam kanal tersebut akan tertuang sejumlah tahapan pengaduan yang dapat dilakukan pelamar untuk kemudian disampaikan solusinya oleh petugas helpdesk daring. Sebagai alternatif terakhir, mulai 11 November 2019, BKN membuka layanan helpdesk luring (offline) di Kantor Pusat BKN, Jalan Mayjend Sutoyo No. 12 Jakarta Timur. Layanan helpdesk secara offline juga dibuka di Kantor Regional BKN yang akan memberikan solusi jika kendala pelamar tidak terselesaikan melalui penjelasan FAQ dan helpdesk daring.

Yang perlu diketahui, pada pelaksanaan seleksi CPNS 2019, bagi pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seleksi administrasi diberikan waktu sanggah maksimal tiga hari pascapengumuman. Sementara instansi diberikan waktu maksimal tujuh hari untuk menjawab sanggahan tersebut. "Guna menghindari terjadinya ketidakpuasan dalam putusan hasil seleksi administrasi yang diterbitkan instansi, pelamar diimbau untuk mempersiapkan dokumen dokumen dengan baik dan hanya mengunggah dokumen yang sesuai dengan persyaratan," pungkas Bima.

Continue Reading

Nasional

dari Menikmati Senja hingga Menari Seka Menilik Kunjungan Jokowi di Kaimana Papua Barat

Avatar

Published

on

– Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi bersama rombongan sempat menikmati senja di Kaimana, saat mengunjungi warga Papua Barat, Minggu (27/10/2019). Sambil berbincang dan menatap matahari terbenam bersama rombongan lain, Jokowi dan Iriana ditemani dua buah kelapa muda, keduanya tersenyum manis menikmati keindahanalam bumi Cendrawasih. Dilansir YouTube Kompas.com (27/10/2019), ada momen menarik ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Kaimana, Papua Barat.

Tak hanya menikmati senja, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi juga menari seka, tarian adat masyarakat pesisir selatan Papua. Presiden Jokowi tampak luwesmenari seka, didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga turut bergoyang. Dalam kunjungan kali ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Plt. Kapolri Komjen Ari Dono dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Masyarakat Papua Barat yang hadir juga antusias ikut bergoyang seka bersama Jokowi dan rombongan. Seperti tradisi saat mengunjungi kota lain, Presiden Jokowi juga membagikan kaos warna hitam kepada warga Papua Barat. Tidak mau kalah, Iriana Jokowi juga turut membagikan buku tulis kepada anak anak sekolah yang hadir dalam acara tersebut.

Dilansir travel.kompas.com (20/03/2014), Kaimana disebut sebagai kota senja yang menyimpan berbagai pesona, mulai dari tebing berhias lukisan purba hingga keragaman hayati bawah laut. Senja indah di Kaimana pernah memesona Surni Warkiman, sehingga ia menggubah lagu 'Senja di Kaimana' puluhan tahun silam. Sejak saat itu, julukan 'Kota Senja' disematkan pada kota yang terletak di pesisir Papua Barat itu.

Lukisan purba Kaimana terletak di bagian leher burung Pulau Papua. Lokasinya yang berada di sisi barat menghadap Laut Arafuru menyajikan pemandangan senja laut nan elok. Lukisan berwarna merah itu menggambarkan berbagai bentuk, mulai dari manusia, telapak tangan, ikan, sejenis kadal, bentuk matahari, hingga rahim perempuan.

Senja Kaimana bisa dinikmati di hampir sepanjang jalan utama kota yang bersisian dengan pantai. Namun, bukan hanya senja yang menjadi pesona Kaimana, menyusuri laut Kaimana dengan pulaunya yang berjumlah 400, pantai molek berpasir putih, hingga peninggalan budaya dari berbagai zaman juga bisa ditemui. (*)

Continue Reading

Nasional

Pengamat Ingatkan Potensi Pergerakan Organisasi Dan Terorisme Di Indonesia Pimpinan Isis Tewas

Avatar

Published

on

Pasca tewasnyapimpinan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakr al Baghdadi, ancaman terorisme di Indonesia diprediksi makin serius. Pengamatintelijen dan terorisme Stanislaus Riyanta menilai, tewasnya pimpinan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)AbuBakral Baghdadi, berpotensi membangkitkanAlqaedadi Indonesia. MenurutStanislaus Riyanta, anggotaAlqaedadi Indonesia yang lebih dikenal dengan organisasi Jamaah Islamiyah (JI), cenderung menjadi sel tidur selamaISIS menujukkan eksistensi di Timur Tengah.

Pasca terdesaknya ISIS di Timur Tengah, Stanislaus mengatakan JI terlihat kembali menggeliat. Hal itu terbukti dengan tertangkapnya anggota JI di Gresik pada Mei 2019. Selain itu juga terjadi penangkapan tokoh penting JI di Indonesia yang sudah buron sejak 2003, Para Wijayanto, yang merupakan aktor penting dalam aksi aksi teror di Indonesia seperti Bom Bali.

"Saat ini JI diketahui melakukan konsilidasi organisasi." Ia melihat keberadaan JI yang mempunyai tujuan untuk membentuk kekhalifahan di Indonesia, masih cukup kuat. JI dinilai mampu berkonsilidasi dengan memanfaatkan momentum di saat pemerintah sedang menangani eksistensi kelompok ISIS.

Di sisi lain, Stanislaus meyakini kematian al Baghdadi dan terpuruknyaISISdi Timur Tengah, akan mendorong gerakan lain seperti arus balikISISke Indonesia. Dan, munculnya kelompok JI yang berafiliasi denganAlqaeda. "Gerakan gerakan ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk memberantas terorisme."

"Gerakan dari kelompok radikal pasca kematian Abu Bakar al Baghdadi tersebut akan menunjukkan pola atau arah tertentu yang bisa dideteksi dan dicegah sejak dini," tuturnya. Apabila momentum ini tidak dimanfaatkan oleh pemerintah, katanya, maka bisa direbut oleh kelompok radikal yang berafiliasi dengan gerakan teroris transnasional. "Aksi oleh kombatan ISIS hasil arus balik dari Suriah yang didukung oleh simpatisannya di Indonesia yang tergabung di JAD, tentu tidak bisa disepelekan."

"Apalagi jika konsolidasi kelompok Jamaah Islamiyah berhasil dilakukan dan beraksi kembali." "Pasca kematian Abu Bakar al Baghdadi, ancaman terorisme di Indonesia justru lebih serius," ucapnya. Sementara,Mabes Polri masih berusaha mengonfirmasi kebenaran tewasnya Abu Bakar al Baghdadi ke FBI.

Menurut Dedi Prasetyo, apabila berita tewasnya al Baghdadi benar adanya, maka akan mengurangi kekuatan struktur di tubuhISIS. Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu juga menuturkan, pihaknya bersama stakeholder terkait akan mengantisipasi pergerakan sel tudur di Tanah Air. "Sudah jauh berkurang kekuatan terstrukturnya (apabila benar tewas)."

"Namun Polri dan stakeholder terkait tetap mengantisipasi sleeping sleeping cell atau secara perseorangan yang terpapar oleh paham radikalISIS," terangnya. Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi pimpinan Negara Islam Irak Suriah (ISIS) Abu Bakar al Baghdadi tewas setelah meledakkan rompi bom bunuh diri. Menurut Trump, aksi itu dilakukan ketika al Baghdadi digerebek pasukan elite AS di sebuah desa di Suriah, Sabtu.

"Dia tewas setelah berlari ke jalan buntu, merintih, menangis dan menjerit sepanjang jalan," kata Trump dalam keterangan pers di Gedung Putih, Minggu (27/10/2019). Menurutnya, al Baghdadi yang dikenal kejam itu menghabiskan saat saat terakhirnya dalam ketakutan total, sangat panik, dan ketakutan. Trump menambahkan, pasukan khusus AS melakukan serangan malam hari yang berani dan berhasil menyelesaikan misi mereka.

Tidak ada tentara AS yang terbunuh, tetapi sejumlah pengikut al Baghdadi ikut tewas bersama pemimpinnya. Presiden Trump mengaku tidak memberi tahu semua anggota Kongres AS tentang operasi militer terhadap al Baghdadi. "Kami hanya memberi tahu beberapa orang," ucapnya.

Alasannya, sering terjadi kebocoran informasi rahasia di AS. "Tidak ada negara di dunia yang mengalami bocor informasi seperti kita," ucapnya. Trump tidak ingin pasukan AS yang melakukan penyergapan disambut oleh anak buah al Baghdadi hanya karena terjadi kecocoran informasi.

"Kebocoran bisa menyebabkan kematian mereka semua," cetusnya. Trump mengungkapkan, al Baghdadi telah dipantau selama beberapa minggu. Ada dua atau tiga misi terpaksa dibatalkan sampai akhirnya tim terakhir berhasil menewaskan sasaran.

Trump mengaku menyaksikan operasi rahasia itu di Situation Room Gedung Putih, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. "Itu adalah misi yang sangat berbahaya," jelasnya. Trump berterima kasih kepada Rusia, Turki, Suriah, Irak, dan Kurdi Suriah, karena membantu operasi tersebut.

Dia mengatakan, Kurdi Suriah memberi informasi bermanfaat bagi AS. "Pasukan operasi khusus AS mengeksekusi serangan malam yang berbahaya dan berani di barat laut Suriah." "Personel AS luar biasa. Aku harus banyak menontonnya. Tidak ada personel yang hilang dalam operasi itu."

"Sedang sejumlah besar kawan Baghdadi terbunuh bersamanya," terang Trump. Menurut Trump, ledakan rompi bunuh diri juga menewaskan tiga anak al Baghdadi. "Sebanyak sebelas anak muda dipindahkan dari rumah dan tidak terluka."

"Satu satunya yang tersisa adalah Baghdadi di dalam terowongan." "Ia menyeret tiga anaknya yang masih kecil bersamanya," beber Trump. Ketika mencapai sebuah terowongan, ternyata jalan yang dialui al Baghdadi itu ternyata buntu.

"Dia menarik rompinya, membunuh dirinya sendiri dan ketiga anak itu. Tubuhnya dimutilasi oleh ledakan itu," urai Trump. Al Baghdadi diperkirakan lahir di Samarra, utara Baghdad, Irak, pada 1971. Sejumlah laporan menyebutkan ia adalah ulama yang aktif di masjid di Samarra ketika koalisi pimpinan AS melancarkan invasi pada 2003.

Ada yang mengatakan ia aktif di dalam gerakan Islam militan, ketika Saddam Hussein berkuasa. Informasi lain menyebutkan, ia mengadopsi paham radikal saat ditahan di Kamp Bucca, fasilitas penahanan AS di Irak selatan yang banyak dihuni oleh komandan komandanAlqaeda. Ia adalah pemimpin kelompok di tubuhAlqaedayang kemudian berubah nama menjadiISISpada 2010.

Pada Oktober 2011, Washington menyatakannya sebagai teroris. AS lalu menawarkan hadiah 25 juta dolar AS bagi siapa pun yang bisa menyediakan informasi yang berujung pada kematian atau penangkapan al Baghdadi.

Continue Reading

Trending