Connect with us

Otomotif

Cerita Lucu Polisi saat Operasi Patuh: Pengendara Kaget, Putar Arah, dan Sembunyi demi Hindari Razia

Avatar

Published

on

Satlantas Polres Tangerang Selatan menceritakan kejadian lucu saat melakukan Operasi Patuh Jaya hari pertama kemarin (29/08/2019). Seperti yang diberitakan , ada banyak kejadian unik yang dilakukan pengendara hanya untuk menghindari razia polisi. Operasi Patuh dilakukan Satlantas Polres Tangerang Selatan di Jalan Letnan Sutopo, BSD Serpong, Tangerang Selatan. Operasi digelar di dekat jalan yang berbelok.

Hal itu membuat pengendara yang melintas kaget melihat ternyata ada razia kendaraan bermotor di sana. Menurut cerita polisi, ada beberapa pengendara motor yang sadar ada operasi patuh di depannya. Mereka kemudian nekat berbalik arah.

Sedangkan bagi pengendara yang tak sempat putar balik, ada berbagai "trik" yang mereka lakukan. Beberapa pengendara ada yang bersembunyi di belakang mobil untuk menghindari petugas. Ada pula yang pura pura berhenti untuk melakukan hal lain, seperti menelepon dan membongkar motor.

Trik mereka rupanya diketahui petugas. Petugas langsung mendatangi pengendara motor yang mencoba menghindar itu dan langsung menindaknya. Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin berkata ia sudah paham gelagat gelagat pengendara motor yang mengindari tilangan.

"Kalau kami khusus di lantas (lalu lintas) itu kan sudah mengetahui gelagat gelagat pengendara. Juga sudah tahu kode kode pelat nomor," ucapnya. Selain pengendara motor yang mencoba sembunyi atau kabur, ada pula aksi lucu yang dialami petugas. Hal itu dialami saat Polres Tangsel menindak pengendara motor yang dikemudikan Warga Negara Asing (WNA).

WNA yang diketahui berasal dari Arab itu terlihat bingung pada penjelasan polisi. Beberapa kali petugas harus menjelaskan apa yang dibicarakan. Selain itu, WNA tersebut memang memiliki SIM, tapi SIM itu hanya berlaku di negara asalnya.

"Iya tadi ada WNA, ada surat izin mengemudinya, (tapi) itu ya di negaranya. Tapi sudah berhasil ditindak petugas," lanjut Hedwin seiring tawa. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Operasi Patuh Jaya mulai Kamis (29/11/2019) hari ini hingga 11 September 2019 mendatang. Operasi Patuh 2019 atau razia pelanggaran lalu lintas juga dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia lainnya.

Operasi bertujuan menertibkan pengendara kendaraan bermotor yang melanggar lalu lintas. Jika pengendara terbukti bersalah telah melanggar peraturan lalu lintas, maka pengendara itu akan diberikan surat tilang serta diminta membayar denda. Surat tilang yang diberikan polisi ada dua jenis, yaitu slip merah dan biru.

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Pengendara bisa memilih antara surat tilang merah atau biru sesuai kondisinya. Namun, jangan sekali kali "meminta damai" pada polisi dengan membayar langsung di tempat.

Sebab, akan ada sanksi yang lebih berat lagi jika pelanggar meminta damai atau menyogok petugas poliis. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir mengatakan, seperti yang diberitakan , pelanggar yang menyogok petugas saat razia bisa dikenakan pasal pidana dan diancam penjara. "Pelanggar bisa dikenakan pasal penyuapan, ancaman pidana selama empat tahun. Sedangkan yang menerima akan dituntut menerima gratifikasi atau hadiah, yang mengurusi nanti reskrim," kata Nasir kepada Kompas.com, Selasa (27/8/2019).

Nasir mengingatkan, buat pengguna kendaraan diharapkan patuh terhadap aturan atau rambu lalu lintas. Jangan coba coba kabur atau menghindar ketika hendak diberhentikan polisi, karena akan langsung dikenakan sanksi. Aturan tersebut sudah tertuang dalam Undang Undang yang berlaku yakni UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), mengenai kewenangan Polri dalam melakukan pemeriksaan kendaraan.

Menguti , berikut perbedaan antara slip merah dan biru serta efektivitasnya: Jika pelanggar menerima kesalahan dan memilih untuk menerima slip biru, kemudian membayar denda di BRI tempat kejadian, dan mengambil dokumen yang ditahan di Polsek tempat kejadian. Besaran denda yang dikenakan bila pelanggar meminta slip biru, adalah denda maksimal dari pelanggaran yang dilakukan.

Sedangkan jika pelanggar menolak kesalahan yang didakwakan, dan meminta sidang pengadilan, maka Polisi akan memberikan slip merah. Pengadilan kemudian yang akan memutuskan apakah pelanggar bersalah atau tidak, dengan mendengarkan keterangan dari polisi bersangkutan dan pelanggar dalam persidangan di kehakiman setempat. Sidang pertemuan akan digelar pada waktu yang telah ditentukan dengan tenggat biasanya yakni lima sampai 10 hari kerja dari tanggal pelanggaran.

Adanya slip biru dan slip merah ini memberikan pilihan buat pelanggar lalu lintas untuk memilih jalur pembayaran denda. Slip biru bisa berguna buat pelanggar yang tidak memiliki waktu cukup buat mengikuti jalannya persidangan. Hanya saja, besaran denda yang dikenakan pada slip biru memang terbilang besar, karena pelanggar dikenakan denda maksimal.

Sementara bila pelanggar merasa punya cukup waktu untuk mengurus surat surat kendaraan yang ditilang, maka bisa memilih slip merah. Namun, prosedur dan waktu yang cukup panjang sampai pelanggar mengikuti persidangan biasanya cukup panjang. Belum lagi di wilayah hukum mana saat kita melanggar lalu lintas, maka tempat persidangan akan mengikuti wilayah hukum tersebut.

Contohnya, bila kita melanggar lalu lintas di wilayah Jakarta Timur, maka kita akan mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Otomotif

Tren Baru Motor Matik Dengan 3 Konsep Berbeda Harga Dan Spesifikasi Honda Genio

Avatar

Published

on

Astra Honda Motor (AHM) telah meluncurkan motor matik terbaru bernama Honda Genio dengan harga terjangkau, sekitar Rp 17 juta. Ada tiga konsep yang membuat Honda Genio berbeda. Desainnya casual dan fashionable sesuai tren generasi muda saat ini.

Ukuran bodi yang compact , cocok untuk pria maupun wanita serta kondisi jalan yang padat. “Performa serta ragam fiturnya lengkap sesuai yang diharapkan konsumen. Semua itu dibungkus dengan harga yang terjangkau,”President Director AHM Toshiyuki Inuma, dilansir hondacengkareng.com . Tren baru motor ini datang bagi generasi muda dengan modelnya yang casual dan fashionable .

Hal tersebut menjadi identitas dan tren baru dalam berekspresi agar lebihstylish dan enerjik. Tentunya dengan tetap mempertimbangkan performa, bodi compact , kelincahan dan kenyamanan berkendara, serta konsumsi bahan bakar yang efisien. Dilansir hondacengkareng.com , penggunaanteknologi frame (rangka) baru eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) diimplementasikan pertama di Indonesia.

Sehingga Honda Genio lebih ringan, lincah dan nyaman dikendarai. Tipe Honda Genio ada dua, yaitu Genio CBS dan GenioCBS ISS. 1. Power Charger in 14 L U Box, kapasitas U box besar (14L) memuat lebih banyak barang dan dilengkapi dengan power charger untuk mengisi daya gadget.

2. LED Headlightdengan sentuhan modern dan dimensi compact , memberikan penerangan yang maksimum saat berkendara di segala kondisi. 3. Digital Panelmeter with Eco Indicator, lebih informatif dan akurat dengan speedmeter , odometer , fuel meter, eco indicator dan logo genio yang menyala. 4. Inner Rack , rak depan fungsional dapat digunakan untuk membawa barang kecil seperti botol air mineral.

5. Secure Key Shutter with Seat Opener , lebih aman (mengurangi risiko pencurian) dan kemudahan membuka U Box hanya dengan menekan tombol. 6. Bigger fuel tank (4,2 L), ukuran tangki lebih besar berkapasitas 4,2 L dan dapat menempuh jarak lebih jauh. 7. Wider Step Floor ,Lebih nyaman berkendara dengan pijakan kaki yang lebih luas.

1. Smart White Blue, Rp. 17,256,000 2. Smart Red, Rp. 17,256,000 3. Smart Black, Rp. 17,256,000

4. Smart Black Red, Rp. 17,256,000 5. Smart Silver, Rp. 17,256,000 1. Trendy Black Red, Rp. 17,756,000

2. Trendy White Blue, Rp. 17,756,000 3. Trendy White Red, Rp. 17,756,000 4. Trendy White, Rp. 17,756,000

5. Trendy Black, Rp. 17,756,000 6. Fabulous Matte Black, Rp. 17,756,000 Aksesoris Resmi Honda Genio terdiri daridelapan item.

Aksesoris tersebut, di antaranya seat cover, garnish air cleaner, garnish muffler, rubber step floor, visor, garnish panel meter, sticker wheel dan sticker winker . Sedangkan apparel resmi Honda Genio, terdiri dari f abulous navy t Shirt, fabulous crack t Shirt, fabulous bomber jacket dan Honda fabulous helmet . Inilah amunisi terbaru Honda di segmen skutik entry level.

Berawal dari IMOS 2018, mereka menampilkan konsep bernama Project G. (*)

Continue Reading

Otomotif

Motor Retro Baru Dari Benelli Buat Pasar India Harga Dan Spesifikasi Benelli Imperial 400

Avatar

Published

on

Benelli perkenalkan motor bergaya retro yang dibekali mesin 'jumbo' harga merakyat namun untuk pasar India. Bernama Benelli Imperial 400, motor retro Benelli ini memiliki kapasitas mesin 373,5 cc sob. Dengan mesin tersebut Imperial 400 bisa menghasilkan tenaga mencapai 21 dk di 5.500 rpm dan torsi 29 Nm di 4.500 rpm.

Harganya bisa dibilang merakyat, karena motor retro Benelli ini dibanderol 169 ribu Rupee atau Rp 33,5 jutaan dengan kurs 1 Rupee = Rp 198,41(untuk pasar India). Motor ini menjadi bukti keseriusan Benelli dalam menggarap motor beraliran retro atau klasik. Pindah ke sisi desain Benelli Imperial 400, mengambil konsep yang sama dengan Motobi, pabrikan asal Italia yang diambil alih oleh Benelli.

Dengan dipasangkannya lampu utama dan lampu sein bulat, menempel pada Benelli Imperial 400 menambah nuansa klasik yang sangat kuat. Kemudiaan desain kursi jok yang memisah, dan knalpot model peashooter dengan diberi finishing krom. Untuk suspensi belakang menggunakan dual shockbreaker, untuk meredam guncangan yang lebih baik serta mengingatkan kita pada motor klasik.

Sedangkan untuk urusan suspensi depan menggunakan model teleskopik, dengan pelek jari jari ring depan 19 dan ring belakang 18. Kaliper sendiri pakai 2 piston dan sudah mengadopsi sistem ABS dual channel, wah canggih nih. Sementara ukuran piringan cakram yang disematkan pada roda roda, didepan 300 mm dan dibelakang 240 mm.

Lalu sektor dapur pacu sudah mengadopsi sistem bahan bakar injeksi dan pastinya bakal irit. Untuk pilihan warna, Benelli Imperial 400 ini memiliki tiga pilihan warna, mulai dari warna merah, warna perak dan warna hitam. Konsumen sendiri bisa menyesuaikan dengan selera dan preferensi masing masing.

Berikut pilihan warnanya, simak di bawah ini:

Continue Reading

Otomotif

Mitsubishi Belum Tertarik Pasarkan Kendaraan 100 Persen Listrik di Indonesia

Avatar

Published

on

PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyatakan belum tertarik memasarkan kendaraan yang 100 persen bertenaga listrik di Indonesia seperti inisiatif yang segera dilakukan pabrikan otomotif China di sini. Mitsubishi menyatakan tetap fokus memasarkan kendaraan berteknologi Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) karena dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan pasar lokal. Director Of Sales and Marketing Division PT MMKSI, Irwan Kuncoro mengatakan, Mitsubishi tidak akan meluncurkan mobil full electric untuk market Indonesia.

"Kami fokuskan PHEV, karena dengan kondisi Indonesia saat ini. Kendaraan plug in dan hybrid sangatlah ideal," kata Irwan Kuncoro di gelaran Jakarta Langit Biru di Senayan, Jakarta, Minggu (27/10/2019). Ia menyebutkan, kondisi infrastruktur Indonesia saat ini belum menyediakan fasilitas charging station pada setiap ruas jalan. Hal ini menjadi salah satu alasan Mitsubishi belum tertarik meluncurkan mobil full electric saat ini.

"Dengan mobil teknologi PHEV tidak perlu khawatir apabila kehabisan baterai di jalan, dan jauh dari charging station. Karena dengan teknologi PHEV mesin bensin bisa mengisi baterai," kata dia. Di gelaran Jakarta Langit Birudi kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Minggu (27/10/2019), MMKSI memajang Mitsubishi Outlander PHEV yang sebelumnya resmi diluncurkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Irwan mengatakan, Outlander PHEV sudah dipesan sebanyak 50 unit dan akan dikirimkan kepada pelanggan pada bulan November 2019.

Irwan juga mengungkapkan, seiringan dengan pengiriman Outlander PHEV kepada pelanggan, Mitsubishi akan menyediakan fasilitas charging station di dealer, dan beberapa fasilitas umum seperti pusat pemberlanjaan, ataupun pom bensin. Mitsubishi Outlander Phev saat ini dibanderol Rp 1,2 miliar dengan pilihan dua varian warna Ruby Black dan Silky White. Irwan menyatakan, harga Outlander ini berpotensi akan turun dengan adanya pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk kendaraan listrik yang akan berlaku dua tahun lagi.

Continue Reading

Trending