Connect with us

Techno

Aident, Solusi Pendeteksi Kejahatan

Avatar

Published

on

Patrons, sebuah tim pengembang aplikasi dari Jakarta berhasil mengembangkan sebuah aplikasi bernama Aident. Aplikasi ini sebagai solusi untuk mendeteksi kejahatan secara real time melalui pola dan pengenalan perilaku serta analisis untuk mendeteksi aktivitas yang mencurigakan atau aktivitas kriminal menggunakan kamera, seperti kamera pengintai (CCTV) atau kamera dari handphone. Fakhri Syihab mewakili Patrons, mengatakan bahwa Aident dikembangkan sebagai salah satu cara untuk mewujudkan aspirasi kota cerdas/smart city.

Solusi dari Aident ini adalah bagaimana caranya menurunkan angka kejahatan di Indonesia dengan salah satu upayanya membuatnya lebih mudah dalam melaporkan aktivitas kriminal kepada aparat, mencegah adanya laporan yang bias atau laporan saksi mata yang tidak dapat diandalkan. "Berkat perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML), Aidentdapat secara efektif menggunakan kamera untuk melacak aktivitas yang mencurigakan dan meneruskannya kepada otoritas terkait secara real time," kata Fakhri dalam keterangannya, Minggu (28/4/2019). Selain itu, mereka yang terdaftar dalam DPO (daftar pencarian orang) pihak keamanan dapat diidentifikasi oleh kamera, sehingga memungkinkan pihak keamanan, baik pemerintah maupun swasta untuk mengambil tindakan yang diperlukan.

Ini semua dimungkinkan berkat layanan dan infrastruktur AWS Cloud," jelas Fakhri menambahkan. Dalam pengembangan aplikasi Aident dan layanannya, Patrons menggunakan berbagai layanan dan teknologi AWS, seperti Amazon Rekognition, Amazon SageMaker, Amazon RedShift, Amazon Kinesis Data Streams, dan masih banyak lagi. Teknologi AWS dapat diandalkan, memberi kami kesempatan untuk meningkatkan layanan sesuai kebutuhan, memungkinkan kami untuk lebih fokus pada ide produk dan implementasi kode, kata Fakhri.

Berkat pengembangan aplikasi Aident ini, tim Patrons berhasil memenangkan AWS Hackdays 2019 Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta beberapa waktu lalu. AWS Hackdays adalah acara pendidikan dan hackathon tahunan yang diadakan di enam negara di Asia Tenggara. Tahun ini, para pengembang di Asia Tenggara didorong untuk menampilkan inovasi mereka dan mendemonstrasikan kemampuannya di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML), Internet of Things (IoT), Analisis Data, atau Aplikasi Modern yang bertemakan di bidang HealthTech, AgriTech, Smart City, atau FinTech.

Nick Walton, Managing Director untuk AWS ASEAN menyampaikan selamat kepada Patrons atas kemenangan mereka yang sangat layak dengan solusi mengesankan mereka yang benar benar mencerminkan tema AWS Hackdays tahun ini yaitu tentang 'Hack for Good'. "Kami didorong oleh tanggapan yang kami terima, dan menarik untuk melihat bagaimana pengembang menggunakan teknologi AWS termasuk Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), Internet of Things (IoT), dan analitik data untuk membangun aplikasi yang mendorong dampak positif dan meningkatkan kualitas hidup kita di Asia Tenggara," jelas Nick. AWS Hackdays tahun ini diikuti 1.522 total peserta dengan 345 tema yang didaftarkan secara online di seluruh kawasan ASEAN, dimana dalam pendaftaran solusi aplikasi mereka termasuk penggunaan layanan AWS seperti Amazon SageMaker, Amazon Polly, Amazon Lex, serta layanan AWS IoT.

Solusi ini kemudian dievaluasi oleh panel juri yang didasarkan pada inovasi, dampak bisnis, implementasi, dan pengalaman pengguna. Di masing masing negara yang berpartisipasi, lima tim kemudian dipilih untuk mempresentasikan dan mendemonstrasikan solusi mereka, dan akhirnya Patrons menjadi pemenang di Indonesia. Atas keberhasilannya sebagai pemenang AWS Hackdays 2019 Indonesia, Patrons mewakili Indonesia bersaing dengan pemenang dari negara negara ASEAN lainnya, seperti Singapura, Vietnam, Malaysia, Filipina dan Thailand dalam AWS Hackdays 2019 ASEAN Grand Finale di Singapura. (*)

Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat.

Techno

dari dari Galaxy A10s dengan Harga Rp 1 Jutaan Harga HP Samsung Bulan Oktober 2019

Avatar

Published

on

Berikut daftar harga HP Samsung di bulan Oktober 2019, yang dapat kamu simak pada artikel ini. Dalam harga HP Samsung bulan Oktober 2019, ada ponsel Galaxy A10s yang harganya dimulai dari Rp 1 jutaan saja. Perusahaan smartphone asal Korea Selatan, Samsung adalah perusahaan pembuat ponsel yang selalu mengeluarkan produk produkterbaru dan tercanggih tiap tahunnya.

Saat ini Samsung merupakan salah satu diantara brand ponsel yang menjadi primadona di Indonesia. Terlebih, Samsung kembali mengeluarkan smartphone terbaru mereka, yakni Galaxy A70s. Akan tetapi, untuk Samsung Galaxy A70s sendiri masih belum diketahui kapan akan dirilis di Indonesia.

Untuk urusan harga, di India, Samsung Galaxy A70s dibanderol dengan harga 28.999 Rupee (Rp 5,8 juta) untuk varian 6 GB/128 GB dan 30.999 Rupee (Rp 6,2 juta) untuk varian 8 GB/128 GB. Untuk mengetahui berapa harga HP Samsung di bulan Oktober 2019, alangkah baiknya kamu melihatnya pada daftar di bawah ini. Samsung Galaxy A10s (2/32 GB) Rp 1,7 jutaan

Samsung Galaxy A20 (3/32GB) Rp 2,2 jutaan Samsung Galaxy A20s (3/32GB) Rp 2,3 jutaan Samsung Galaxy A20s (4/64GB) Rp 2,6 jutaan

Samsung Galaxy M20 (3/32GB) Rp 2,6 jutaan Samsung Galaxy A30 (4/64GB) Rp 3,2 jutaan Samsung Galaxy A30s (4/64GB) Rp 3,1 jutaan

Samsung Galaxy A50s (4/64GB) Rp 4 jutaan Samsung Galaxy A50s (6/128GB) Rp 4,6 jutaan Samsung Galaxy A70 (6/128GB) Rp 5,5 jutaan

Samsung Galaxy A70 (8/128GB) Rp 5,9 jutaan Samsung Galaxy A80 (8/128GB) Rp 8,9 jutaan Samsung Galaxy S10e 128GB Rp 10 jutaan

Samsung Galaxy S10 128GB Rp 12 jutaan Samsung Galaxy Note9 (6/128GB) Rp 12,6 juta Samsung Galaxy S10+ 128GB Rp 13 jutaan

Samsung Galaxy Note9 (8/512GB) Rp 16,8 jutaan Samsung Galaxy S10+ 512GB Rp 17,3 jutaan Samsung Galaxy S10+ 1TB Rp 22,4 jutaan

Continue Reading

Techno

Resmi Meluncur Jadi Ponsel Kedua Di Indonesia Dengan Kamera 64 Mp Spesifikasi Dan Harga Realme Xt

Avatar

Published

on

Realmesecara resmi telah merilis Realme XT, ponsel dengan kamera 64 MP, pada Rabu (23/10/2019). Realme XT dibekali dengan Quad Camera 64 MP yang diklaim sanggup menghasilkan foto berkualitas dan detail tajam. Ini menjadi ponsel kedua dengan kamera 64 MP kedua yang masuk di Indonesia setelah sebelumnya ponsel Redmi Note Pro beberapa waktu yang lalu juga telah diperkenalkan.

Mengutip laman resmi Realme, 64MP quad camera dikalim dapat mengambil foto dengan resolusi 9216×6912. Ukuran foto ini 4x lebih besar dari foto yang diambil menggunakan kamera 16MP, menghasilkan foto yang lebih jelas dan detil meskipun saat diperbesar. Selain kamera 64 MP, Tiga kamera belakang lainnya mencakup kamera ultrawide 8MP, kamera macro 2MP dan kamera depth sensor 2MP.

Kamera 64MP di Realme XT ini memiliki ukuran sensor yang lebih besar dari realme 5 Pro. Di klaim sebagai smartphone terlengkap dengan harga tersebut, ponsel ini menggunakan chipset snapdragon 712 dengan disokong RAM hingga 8 GB dan media menyimpanan internal sebesar 128 GB. Mengutip GSM Arena , Realme XT hadir dengan Android 9 Pie yang dipasangkan dengan Realme's Color OS 6.0.

Baterai sebesar 4.000 mAh akan didukung dengan pengisian 20W VOOC 3.0. VOOC Flash Charge 3.0 dengan daya 20W, diklaim hanya membutuhkan 80 menit untuk pengisian penuh. Selain itu juga ada fitur penghemat daya layar dan AI cooling yang diklaim dapat mengurangi konsumsi daya dan memperpanjang umur baterai.

Layar ponsel ini juga telah menggunakan layar Super AMOLED dengan ukuran berbentang 6,4 inci dengan resolusi FHD Plus. Bagian depan dan belakang juga telah dilapisi Gorilla Glass 5. Realme XT dibanderol dengan harga Rp 3.999.000 (4/128 GB) dan Rp 4.499.000 (8/128 GB) di pasar Indonesia.

Realme XT (4/128 GB)bisa di e commerce Shopee mulai, Rabu (23/10/2019) dengan harga Rp 3.799.000. Sementara varian Realme XT (8/128 GB) bakal tersedia mulai 2 November mendatang. Gorilla Glass 5 depan dan belakang, bingkai plastik

6,4 inci AMOLED, 19,5: 9, 1080p +, 402ppi Sensor Samsung ISOCELL 64MP Primer Bright GW1 Quad Bayer 1 / 1.72 ", lensa 0.8μm, f / 1.8; 119.8 sudut ultra lebar kamera 8MP; kamera makro 2MP; sensor kedalaman 2MP; lampu kilat LED, flash, rekaman video 2160p @ 30fps , EIS Sensor 16MP 1/3 ", lensa 1.0μm, f / 2.0; video 1080p, EIS

Snapdragon 712: CPU octa core (Kryo 360 Gold 2×2.2 GHz & Kryo 360 Silver 6×1.7 GHz), GPU Adreno 616 4/6 / 8GB RAM, 64 / 128GB UFS 2.1 penyimpanan; slot microSD khusus untuk ekspansi hingga 256GB Android 9.0; Warna OS 6.0 Realme Edition di atas

4,000mAh, 20W VOOC 3.0 charging Dual SIM (4G), Bluetooth 5.0, Wi Fi a / b / g / n, USB C Putih Mutiara, Biru Mutiara

Pembaca sidik jari optik di bawah tampilan

Continue Reading

Techno

Epson Tunjukan Teknologi Digital Printing Pada Gelaran Jakarta Fashion Week

Avatar

Published

on

Epson berkolaborasi dengan tiga desainer dalam pehelatan Jakarta Fashion Week 2020 yang digelar pada 22 28 Oktober, di Senayan City, Jakarta Pusat. Ketiga desainer ini yaitu, Atmosyamsurimuda, Kle, dan Cottonink, yang dimana desain produk mereka dicetak menggunakan produk Epson. Koleksi produk para desainer ini menggunakan printer digital textile Epson Dye Sublimation Surecolor F Series, dengan teknologi PresicionCore.

Selain itu mereka juga menggunakan printer direct to garment Epson SureColor SC F2130, yang mampu merealisasikan warna wara solid dan menghasilkan gradasi warna. Product Marketing Commercial & Industry Manager PT Epson Indonesia, Lina Mariani mengatakan, kolaborasi ini menunjukan bahwa Epson sangat mendukung fashion di Indonesia dengan teknologi yang dimiliki Epson. "Teknologi printer Epson mampu menerjemahkan ide desainer menjadi nyata, serta mengekspresikan kreatifitas mereka," ucap Lina pada konferesni pers Epson, di Jakarta Fashion Week. Selasa (22/10/2019).

Dengan solusi Dye Sublimation, Direct to Garment, hingga Direct to Fabric printet Epson mampu memproduksi warna yang hidupm, dan menerjemahkan desain dengan presisi. Lina menyebutkan, dengan solusi yang ditawarkan printer Epson dalam mencetak desain diatas kain, diharapkan dapat menumbuhkan industri fashion. Desainer Cotton ink, Ria Sarwono mengatakan, hasil cetak menggunakan printer Epson dapat menghasilkan warna bright and vibrant pada hasil cetak.

"Solusi yang ditawarkan teknologi printer Epson membuat kami para desainer dapat mencetak pada berbagai jenis bahan, sehingga membuat koleksi kami menjadi lebih menarik," ujar Ria.

Continue Reading

Trending